Satgas PASTI OJK Tutup Universal Peak dan BAFI Group Indonesia
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup operasional Universal Peak dan BAFI Group Indonesia.
OJK juga memblokir akses terhadap aplikasi dan tautan terkait.
>>> Madonna, Charli XCX, dan Connor Storrie Nongkrong Sambil Merokok di Paris Fashion Week
Kedua perusahaan diduga melakukan tindakan yang merugikan konsumen melalui penipuan investasi dan kegiatan keuangan tanpa izin.
Universal Peak diduga melakukan penipuan dengan modus investasi saham. Sementara BAFI Group Indonesia menawarkan jasa penyelesaian masalah pinjaman online dan kartu kredit tanpa izin resmi.
Modus Operandi Universal Peak
Universal Peak mengklaim sebagai bagian dari Universal Peak Investment Inc., entitas berizin di Colorado.
Perusahaan ini diduga menjalankan skema investasi dengan meminta deposit untuk investasi saham dan saham IPO.
OJK menyebut Universal Peak memberikan alokasi pembelian saham IPO fiktif secara acak kepada anggotanya.
Hasil klarifikasi menunjukkan perusahaan tidak memiliki izin OJK dan kegiatan usahanya tidak sesuai dengan izin dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM.
>>> Adhyaksa FC Resmi Berkandang di Kalimantan Tengah untuk Super League
Aplikasi atau website yang digunakan juga tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
Modus BAFI Group Indonesia
BAFI Group Indonesia menawarkan jasa konsultasi permasalahan pinjaman online. Salah satu skemanya adalah mengajukan pinjaman baru di platform lain menggunakan data pribadi korban.
Korban diarahkan untuk gagal bayar terlebih dahulu.
Selanjutnya, BAFI Group Indonesia menjanjikan akan mengurus utang dan meminta imbal jasa dari sebagian dana pinjaman yang dicairkan.
Dalam publikasinya, BAFI Group Indonesia mencantumkan klaim berizin dan terdaftar di OJK. Namun, hasil klarifikasi menunjukkan perusahaan tidak memiliki izin dari OJK atau regulator terkait.
Satgas PASTI mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penawaran investasi dengan keuntungan tinggi tidak wajar, terutama yang mengatasnamakan perusahaan asing.
>>> Iran: MoU Setop Perang dengan AS adalah Deklarasi Kekalahan Amerika
Masyarakat juga diminta mewaspadai jasa penyelesaian pinjaman online yang mengarahkan pinjaman baru atau gagal bayar.
Update Terbaru
Ancaman Hentikan Penjualan Mobil di California? Jangan Percaya Dulu
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Slate SUV Rp500 Jutaan, Tanpa Power Windows dan Key Fob
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
3 Cara Cek Battery Health di HP Android Lengkap dengan Tips Agar Awet
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Temukan 'Tutup' Alami yang Menahan Letusan Supervolcano Yellowstone
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Dengkuran Kucing, Bukan Sekadar Bahagia
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Redmi K90 Ultra Ungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam Performa Gaming
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Cara Mengatasi Kendala Pencairan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026
Rabu / 24-06-2026, 20:56 WIB
Pakistan Tegaskan Rudal Iran Tak Masuk Negosiasi dengan AS
Rabu / 24-06-2026, 20:54 WIB
Bakom Bantah Tudingan Pemerintah Kondisikan Demo Pro MBG
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Prabowo Cerita Temui Aburizal Bakrie Minta RI Tak Impor Beras Saat Panen
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Jadwal Siaran Langsung Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Kandas di Kejagung, Sony Eks BGN Ajukan Permohonan JC ke LPSK
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Bima Arya Bekali Praja IPDN Papua dengan Tiga Fondasi Kepemimpinan
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB
Hilman Latief Irit Bicara Usai Diperiksa KPK di Kasus Kuota Haji
Rabu / 24-06-2026, 20:49 WIB






