Gaji Guru Diminta Minimal Rp5 Juta per Bulan, Respons atas Pidato Prabowo
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendorong agar gaji guru minimal Rp5 juta per bulan.
Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung rendahnya gaji guru akibat kebocoran anggaran negara.
>>> Heboh Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta untuk Alihkan Demo, DPR Desak Ungkap Oknum Polisi
Lalu Hadrian mengatakan Komisi X DPR RI telah melakukan perhitungan dan menilai angka Rp5 juta per bulan merupakan nominal yang layak untuk menunjang kesejahteraan guru.
Menurutnya, meski pendapatan guru telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, kenaikan tersebut masih belum berlangsung secara optimal.
Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu terus menyusun formulasi yang tepat agar pendapatan guru dapat meningkat secara lebih signifikan.
Sebab, kesejahteraan guru merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Rencana Kenaikan Gaji Guru pada 2027
Dalam pembahasan rancangan postur anggaran tahun 2027, Lalu Hadrian menyebut pemerintah telah menyiapkan rencana kenaikan gaji dan tunjangan bagi guru, baik yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN.
Komisi X DPR RI pun menunggu arah kebijakan tersebut yang diperkirakan akan terlihat dalam pidato nota keuangan Presiden pada 16 Agustus mendatang.
>>> Keseimbangan Geostrategis Indonesia Akan Menginspirasi Global South
Sebagai legislator yang membidangi pendidikan, ia meyakini Presiden telah menjadikan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas pemerintah.
Karena itu, DPR akan mencermati langkah-langkah yang disiapkan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti kebocoran anggaran negara yang disebut berasal dari praktik laporan ekspor palsu oleh sejumlah pengusaha.
Dalam pidatonya pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Presiden menyebut kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai Rp15 ribu triliun selama 34 tahun.
Menurut Presiden, kebocoran anggaran tersebut berdampak langsung pada kemampuan negara dalam membiayai berbagai kebutuhan, termasuk peningkatan gaji guru dan pegawai negeri.
>>> Eks Hotel Sultan Diambil Alih, DPR Minta Pemerintah Buktikan Manfaat Nyata bagi Rakyat
Keterbatasan anggaran yang terjadi selama ini, kata dia, menjadi salah satu alasan mengapa kesejahteraan guru belum dapat ditingkatkan secara maksimal.
Update Terbaru
120 Nama Bayi Laki-Laki Lahir Juli Modern 2 Kata Beserta Artinya
Rabu / 24-06-2026, 20:35 WIB
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: Nyesel Tak Memilih Saya?
Rabu / 24-06-2026, 20:25 WIB
Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik, Ini Trik Hemat Tagihan
Rabu / 24-06-2026, 20:25 WIB
Kejutan di Eastbourne: Unggulan Teratas Paolini Tersingkir
Rabu / 24-06-2026, 20:22 WIB
Brantas Abipraya Dorong Infrastruktur yang Buka Ruang Ekonomi Masyarakat
Rabu / 24-06-2026, 20:22 WIB
Investor Global Tunggu Hasil Negosiasi AS-Iran, Pasar Siap Bergerak
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pertamina Setor Rp360,76 Triliun ke Kas Negara Sepanjang 2025
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan
Rabu / 24-06-2026, 20:21 WIB
Pabrik Nissan di Mississippi Capai Produksi Satu Juta Unit Frontier
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei Tanpa Ribet
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Google Messages di Galaxy Kini Dukung Tema Chat Lebih Warna-warni
Rabu / 24-06-2026, 20:00 WIB
Ilmuwan Akhirnya Menjelaskan Efek Tatapan Mata Anjing pada Otak Manusia
Rabu / 24-06-2026, 19:59 WIB
Berapa Banyak Protein yang Benar-Benar Dibutuhkan? Kebanyakan Orang Salah
Rabu / 24-06-2026, 19:59 WIB
Konektor Daya RTX 5090 Kembali Meleleh saat Pengujian
Rabu / 24-06-2026, 19:59 WIB






