Investor Global Tunggu Hasil Negosiasi AS-Iran, Pasar Siap Bergerak
Hasil negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai menjadi faktor utama yang berpotensi menentukan arah pasar keuangan global dalam waktu dekat.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan sikap hati-hati bank sentral AS, investor diminta mencermati perkembangan tersebut karena berpotensi memengaruhi pergerakan berbagai aset berisiko, mulai dari saham hingga kripto.
>>> Pertamina Setor Rp360,76 Triliun ke Kas Negara Sepanjang 2025
Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn mengatakan pasar saat ini masih berada dalam fase menunggu kepastian terkait hubungan AS dan Iran.
Menurutnya, hasil perundingan kedua negara dapat menjadi katalis utama yang memicu pergerakan signifikan di pasar keuangan global.
"Pasar saat ini berada dalam fase menunggu kepastian.
Apa pun hasil negosiasi AS-Iran nantinya dapat menjadi katalis yang mendorong pergerakan signifikan di berbagai instrumen investasi global," ujar Ryan dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Selain perkembangan negosiasi tersebut, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon.
Di saat yang sama, Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru sehingga pelaku pasar masih menunggu arah kebijakan moneter AS selanjutnya.
Kombinasi faktor geopolitik dan ketidakpastian suku bunga tersebut tercermin pada pergerakan sejumlah aset keuangan global.
Berdasarkan data CoinMarketCap per 23 Juni 2026, harga Bitcoin berada di level US$62.300 atau turun 3,94% dalam 24 jam terakhir dan terkoreksi 6,58% dalam sepekan.
>>> Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan
Sementara itu, pasar saham AS juga mengalami tekanan.
Indeks Nasdaq melemah 1,32%, S&P 500 turun 0,37%, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,30%.
Adapun NYSE Composite masih mampu mencatat kenaikan 0,41%.
Ryan menilai kondisi tersebut menunjukkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global.
"Ketika ketidakpastian meningkat, volatilitas biasanya ikut naik.
Namun kondisi seperti ini juga dapat menciptakan peluang bagi investor untuk mengidentifikasi titik masuk yang lebih menarik sesuai dengan strategi dan profil risikonya," tuturnya.
Menurut Ryan, saham AS masih menjadi salah satu instrumen yang terus diperhatikan investor global di tengah dinamika pasar saat ini.
>>> Google Messages di Galaxy Kini Dukung Tema Chat Lebih Warna-warni
Namun, arah pergerakan pasar dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi AS-Iran dan sinyal kebijakan lanjutan dari The Fed.
Update Terbaru
Cara Pinjam Uang di DANA dengan Mudah Lewat Fitur DANA Cicil
Rabu / 24-06-2026, 21:35 WIB
5 Aplikasi Nonton Dracin Penghasil Uang, Tukar Koin Jadi Saldo DANA
Rabu / 24-06-2026, 21:35 WIB
Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan, Dirawat di RS Polri karena Sakit Saluran Pencernaan
Rabu / 24-06-2026, 21:28 WIB
Jepang dan China Saling Protes soal Militer dan Pengeboran Laut
Rabu / 24-06-2026, 21:28 WIB
Beras Fortifikasi Siap Masuki Pasar Komersial, Didukung Ritel dan Industri
Rabu / 24-06-2026, 21:28 WIB
Neymar Siap Tampil Lawan Skotlandia, Ancelotti Umumkan Kabar Baik
Rabu / 24-06-2026, 21:25 WIB
Pemerintah Bantah Adanya Pengkondisian dalam Demo Dukung MBG
Rabu / 24-06-2026, 21:25 WIB
Anggota DPR Pertanyakan Absennya Anggota Ex-Officio LPS di Rapat Komisi XI
Rabu / 24-06-2026, 21:25 WIB
Ancaman Hentikan Penjualan Mobil di California? Jangan Percaya Dulu
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Slate SUV Rp500 Jutaan, Tanpa Power Windows dan Key Fob
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
3 Cara Cek Battery Health di HP Android Lengkap dengan Tips Agar Awet
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Temukan 'Tutup' Alami yang Menahan Letusan Supervolcano Yellowstone
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Ilmuwan Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Dengkuran Kucing, Bukan Sekadar Bahagia
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB
Redmi K90 Ultra Ungguli Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam Performa Gaming
Rabu / 24-06-2026, 21:00 WIB






