Penggunaan AC menjadi solusi menjaga ruangan tetap sejuk, terutama saat cuaca panas. Namun, banyak yang khawatir tagihan listrik membengkak akibat pemakaian AC dalam waktu lama.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi konsumsi listrik AC adalah pengaturan suhu.

in1

>>> Kejutan di Eastbourne: Unggulan Teratas Paolini Tersingkir

Banyak orang mengira semakin rendah suhu, ruangan akan lebih cepat dingin, padahal cara tersebut justru membuat AC bekerja lebih berat dan boros energi.

Suhu AC Ideal untuk Hemat Listrik

Menentukan suhu AC yang tepat adalah langkah sederhana untuk menjaga kesejukan tanpa mengorbankan efisiensi listrik. Dengan pengaturan yang sesuai, AC tetap nyaman sekaligus membantu menghemat biaya bulanan.

Melansir New York Post, para ahli sistem pendingin udara (HVAC) dan lembaga energi merekomendasikan suhu 24-26 derajat Celsius sebagai rentang paling ideal.

Suhu ini menyeimbangkan kenyamanan dan efisiensi energi.

>>> Brantas Abipraya Dorong Infrastruktur yang Buka Ruang Ekonomi Masyarakat

Menurut para ahli, semakin kecil selisih suhu di dalam dan luar ruangan, semakin ringan beban kerja AC.

Jika suhu diatur terlalu rendah, kompresor harus menyala lebih lama sehingga energi yang dipakai meningkat dan tagihan listrik ikut naik.

Rentang suhu 24-26 derajat Celsius juga cocok untuk wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Suhu tersebut masih mampu memberikan rasa sejuk tanpa membuat AC bekerja secara berlebihan.

>>> Investor Global Tunggu Hasil Negosiasi AS-Iran, Pasar Siap Bergerak

Selain mengatur suhu, ada beberapa kebiasaan lain yang berpengaruh terhadap penggunaan daya AC. Misalnya, membersihkan filter secara rutin dan menutup pintu atau jendela saat AC menyala.