Tatapan lembut anjing Anda bukan sekadar ekspresi manis.

Ilmuwan telah membuktikan bahwa saat Anda dan anjing saling menatap, otak keduanya melepaskan hormon pengikat yang sama seperti yang terjadi antara ibu dan bayi.

in1

>>> Berapa Banyak Protein yang Benar-Benar Dibutuhkan? Kebanyakan Orang Salah

Penelitian penting yang diterbitkan di jurnal Science pada 2015 mengukur kadar oksitosin—dijuluki "hormon pelukan"—pada 30 pasang anjing dan pemiliknya sebelum dan sesudah mereka menghabiskan waktu bersama selama setengah jam.

Hasilnya menunjukkan bahwa anjing yang paling lama menatap pemiliknya mengalami peningkatan oksitosin tertinggi, baik pada anjing maupun manusia.

Semakin tinggi oksitosin pemilik, semakin sering mereka membelai dan berbicara pada anjingnya.

Perhatian ekstra itu kemudian meningkatkan oksitosin anjing lebih tinggi lagi, yang mempertahankan kontak mata.

Para peneliti menyebutnya "lingkaran positif oksitosin-tatapan"—satu tatapan memicu umpan balik yang memperkuat ikatan kimiawi di kedua sisi.

Membajak Jalur Ikatan Ibu-Bayi

Yang membuat temuan ini mengharukan adalah bahwa lingkaran yang sama juga terjadi antara ibu manusia dan bayinya saat saling menatap.

Anjing tampaknya telah "membajak" jalur ikatan kuno yang berevolusi untuk anak manusia.

>>> Konektor Daya RTX 5090 Kembali Meleleh saat Pengujian

Uji lanjutan memperkuat kesimpulan: ketika anjing diberi semprotan oksitosin hidung, mereka menatap pemiliknya lebih lama, dan kadar oksitosin pemilik pun meningkat meski mereka tidak diberi apa pun.

Serigala Tidak Melakukannya

Untuk memastikan apakah ini sifat umum mamalia, peneliti menguji serigala yang dibesarkan manusia. Lingkaran itu tidak terjadi.

Serigala jarang melakukan kontak mata dengan manusia karena di antara sesamanya, tatapan keras adalah ancaman.

Ini menunjukkan bahwa ikatan berbasis tatapan adalah sesuatu yang dikembangkan anjing secara khusus saat berevolusi bersama manusia—semacam bahasa emosional yang hanya diucapkan dengan manusia.

Makna bagi Anda dan Anjing

Implikasinya sederhana: momen kontak mata yang tenang adalah pertukaran kasih sayang dua arah yang nyata, bukan khayalan sepihak.

Peneliti menyarankan membangun hubungan melalui tatapan lembut, belaian, dan bicara, bukan hanya perintah.

Namun perlu diingat: tatapan langsung yang lama bisa terasa mengancam bagi anjing asing atau cemas. Simpan kontak mata penuh perasaan untuk anjing yang sudah percaya pada Anda.

>>> Gen Z Lebih Kaya dari Milenial di Usia yang Sama, Ini Buktinya

Dengan sahabat Anda sendiri, setiap tatapan adalah momen kimiawi cinta.