Sebuah penelitian dari Resolution Foundation, lembaga asal Inggris, mengungkap bahwa generasi Z (Gen Z) memiliki kondisi keuangan yang lebih baik dibandingkan generasi milenial saat berada di usia yang sama.

Gen Z yang lahir antara 1997 hingga 2012 menikmati kenaikan upah riil pada awal karier mereka.

in1

>>> Menkes Ungkap 80% Bahan Baku Obat RI Masih Impor, Ini Solusinya

Hal ini berbeda dengan milenial yang memasuki dunia kerja di tengah krisis keuangan global 2008 dan periode stagnasi upah yang panjang.

Laporan tersebut mencatat upah mingguan riil pekerja berusia 24 tahun yang lahir pada akhir 1990-an tercatat 12% lebih tinggi dibandingkan kelompok usia yang sama yang lahir pada akhir 1980-an.

Bahkan, mereka yang lahir pada awal 2000-an dan kini berusia sekitar 24 tahun memperoleh pendapatan lebih tinggi dibandingkan generasi mana pun sejak kelompok kelahiran 1950-an.

Kenaikan Upah Terbesar untuk Pekerja Berpenghasilan Rendah

Ekonom senior Resolution Foundation, Charlie McCurdy, mengatakan stagnasi standar hidup yang dialami milenial telah menjadi perhatian selama satu dekade terakhir.

"Banyak yang menduga terputusnya kemajuan antargenerasi juga akan berlanjut pada Gen Z.

Namun, kini anggota tertua Gen Z telah beberapa tahun memasuki dunia kerja dan kabar baiknya mereka menikmati pemulihan pendapatan dalam skala kecil," ujarnya seperti dikutip dari Guardian, Kamis (24/6/2026).

Laporan tersebut juga menunjukkan kelompok pekerja berpenghasilan terendah menikmati kenaikan gaji terbesar.

Pekerja di 10% terbawah dalam distribusi pendapatan mengalami kenaikan upah riil sebesar 36% sepanjang 2012 hingga 2025.

Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan upah minimum yang bertahap, terutama sejak 2016.

Sementara itu, pekerja berusia 22 hingga 29 tahun dengan pendapatan median mengalami kenaikan upah per jam sebesar 15% dalam periode yang sama.