Timnas Korea Selatan berada di ambang kelolosan ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Hasil imbang melawan Afrika Selatan sudah cukup untuk mengamankan posisi runner-up Grup A.

Namun, pelatih Hong Myung-bo menegaskan timnya tidak akan bermain aman. Strategi bertahan justru dianggap berisiko tinggi.

in1

>>> Rektor Unsoed Buka Suara soal Protes Mahasiswa Terkait Delegasi ke Kunker Gibran

Skenario Kelolosan Grup A

Saat ini, Meksiko memuncaki klasemen Grup A dengan enam poin. Korea Selatan berada di posisi kedua dengan tiga poin, unggul dua poin dari Republik Ceko.

Jika Korea Selatan imbang melawan Afrika Selatan, mereka akan mengoleksi empat poin. Republik Ceko tidak bisa menyalip karena kalah head-to-head.

Bahkan jika Republik Ceko menang atas Meksiko, Korea Selatan tetap unggul berkat hasil pertemuan langsung.

>>> Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Kuota 250 Ribu Ton

Bahaya Bermain Aman

Meski secara matematis hasil imbang sudah aman, pendekatan defensif bisa menjadi bumerang. Afrika Selatan telah menunjukkan ketangguhan dengan menahan imbang Republik Ceko.

Selain itu, finis di peringkat ketiga berpotensi mempertemukan Korea Selatan dengan raksasa Eropa seperti Jerman di babak 32 besar.

Karena itu, kemenangan menjadi target ideal.

>>> Empat Kelompok Kerja Dibentuk dalam Negosiasi AS-Iran di Swiss

Hong Myung-bo pun menyiapkan fleksibilitas taktik, termasuk penyesuaian posisi Son Heung-min, untuk meraih hasil maksimal di laga penentuan.