Selama hampir satu abad, para ilmuwan dibuat bingung oleh kemampuan navigasi merpati yang luar biasa.

Burung ini mampu menempuh ratusan kilometer tanpa tersesat, dan manusia telah memanfaatkannya selama ribuan tahun untuk mengirim pesan.

in1

>>> Setelah 40 Tahun Tanpa Kemajuan, Obat Ini Akhirnya Menggandakan Harapan Hidup Kanker Pankreas

Kini, sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Science pada Kamis lalu mengungkap petunjuk penting.

Tim peneliti dari Max Planck Institute of Animal Behavior dan University of Bonn menemukan bahwa kunci navigasi merpati mungkin tersembunyi di organ yang tidak terduga: hati.

Sebelumnya, para ilmuwan berspekulasi bahwa merpati mendeteksi medan magnet bumi melalui molekul peka cahaya di mata, atau melalui proses di paruh dan telinga bagian dalam.

Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa sel imun khusus di hati yang memecah sel darah merah dan menyimpan zat besi lah yang menjadi kompas magnetik.

Ketika para peneliti untuk sementara menghilangkan sel imun tersebut dan membiarkan merpati terbang, burung-burung itu "tidak bisa menemukan jalan mereka," kata Christian Kurts dari University of Bonn.

Gangguan pada kompas magnetik ini hanya terjadi saat cuaca mendung, karena merpati juga menggunakan matahari sebagai panduan navigasi.

Sel imun tersebut terletak di dekat serabut saraf di hati.

>>> Meta Luncurkan Kacamata Pintar Baru Hasil Kolaborasi dengan EssilorLuxottica

"Itu mungkin cara mereka mengirimkan indera magnetik ke otak dan membantu merpati bernavigasi," jelas Clivia Lisowski, rekan penulis studi dari University of Bonn.

Para peneliti percaya bahwa burung lain dan hewan seperti tikus mungkin menggunakan GPS magnetik serupa.

Namun, pakar luar mengatakan masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan mekanisme ini dan bagaimana sinyal mencapai otak.

Meskipun sinyal magnetik terkuat terdeteksi di hati merpati, sel imun serupa juga diamati di paruh dan limpa.

Ahli patologi veteriner Simon Spiro dan biolog Hal Drakesmith menulis dalam editorial pendamping bahwa teka-teki magnetik ini mungkin tidak memiliki satu jawaban.

Burung mungkin menggunakan teknik berbeda untuk mendeteksi medan magnet tergantung tugasnya, apakah bepergian jarak jauh atau menemukan tujuan yang tepat.

>>> Kesan Pertama Dreame L50s Pro Ultra: Robot Vacuum Canggih dengan Fitur Lengkap

"Memang, mungkin bijaksana untuk memiliki beberapa cara menemukan jalan pulang dalam kegelapan," tulis mereka.