Setelah 40 Tahun Tanpa Kemajuan, Obat Ini Akhirnya Menggandakan Harapan Hidup Kanker Pankreas

Kanker pankreas selama ini dikenal sebagai salah satu jenis kanker yang paling sulit diobati.
Penyakit ini sering berkembang tanpa gejala spesifik, sehingga saat terdeteksi biasanya sudah metastatik dan tidak bisa dioperasi.
>>> Meta Luncurkan Kacamata Pintar Baru Hasil Kolaborasi dengan EssilorLuxottica
Kini, sebuah studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine memberikan harapan baru. Obat bernama daraxonrasib berhasil menggandakan harapan hidup pasien kanker pankreas.
Hasil Uji Klinis yang Mengesankan
Peneliti melibatkan 500 pasien kanker pankreas yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menerima kemoterapi standar, sementara kelompok lainnya mendapatkan daraxonrasib.
Hasilnya, pasien yang mengonsumsi daraxonrasib bertahan rata-rata 13,2 bulan, sedangkan kelompok kemoterapi hanya 6,7 bulan.
Perkembangan penyakit juga lebih lambat: 7,3 bulan pada kelompok daraxonrasib dibandingkan 3,5 bulan pada kemoterapi.
Efek samping memang terjadi pada kedua kelompok, namun hanya 1,2% pasien daraxonrasib yang harus menghentikan pengobatan karena efek samping, jauh lebih rendah dibandingkan 11,2% pada kemoterapi.
>>> Kesan Pertama Dreame L50s Pro Ultra: Robot Vacuum Canggih dengan Fitur Lengkap
Harapan Baru untuk Pasien
Studi ini muncul di tengah meningkatnya kasus kanker pankreas.
Menurut Institut Kanker Nasional Prancis, lebih dari 16.000 kasus tercatat pada 2023, dengan 13.000 kematian per tahun.
Patrick Mehlen, peneliti di Pusat Léon Bérard di Lyon, mengatakan bahwa "perbedaan nyata mulai terlihat untuk kanker yang tidak mengalami kemajuan medis selama 40 tahun."
Daraxonrasib masih bersifat eksperimental di Amerika Serikat dan Prancis. Alice Boilève, ahli onkologi pencernaan, telah memberikan obat ini kepada beberapa pasien Prancis dalam uji klinis.
>>> Chip Dimensity 9600 Pro Dikabarkan Naik Harga 20%, Capai Rp3,2 Juta
Ia menyebut molekul ini sebagai "revolusi yang akan mengubah praktik kita."
Update Terbaru
Kemnaker Waspadai Ancaman PHK di Industri Otomotif Setelah Keramik
Selasa / 23-06-2026, 22:44 WIB
King Koil Indonesia Luncurkan The Legacy Collection, Kasur Termahal dengan Teknologi Premium
Selasa / 23-06-2026, 22:44 WIB
PTPP Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500, Bukti Ketahanan di Tengah Tekanan Industri
Selasa / 23-06-2026, 22:43 WIB
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Raya
Selasa / 23-06-2026, 22:42 WIB
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
Selasa / 23-06-2026, 22:42 WIB
GMC Pamerkan Teaser 2027 Sierra, Tampil Mirip Versi EV
Selasa / 23-06-2026, 22:35 WIB
Terapi Gen Suntikkan Pendengaran Pulih dari 106 ke 52 Desibel
Selasa / 23-06-2026, 22:34 WIB
Ular Hijau Biasa Ternyata Spesies Baru, Ilmuwan Terkejut
Selasa / 23-06-2026, 22:33 WIB
Jalan Raya Laut Sepanjang 113 Mil di Florida: 42 Jembatan dan Taruhan Melawan Laut
Selasa / 23-06-2026, 22:33 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos Juni 2026 Lewat HP, Mudah dan Praktis
Selasa / 23-06-2026, 22:28 WIB
Garcelle Beauvais Berduka, Sang Kakak Carole Meninggal Dunia
Selasa / 23-06-2026, 22:23 WIB
Kejuaraan Pencak Silat CNN Indonesia Bantu PB IPSI Jaring Atlet Andal
Selasa / 23-06-2026, 22:23 WIB
Tiger Woods Tampil Perdana di PGA Usai Kecelakaan DUI dan Rehab
Selasa / 23-06-2026, 22:22 WIB
Dua Bebek Lagi Ditemukan Mati di Sekitar Reflecting Pool
Selasa / 23-06-2026, 22:21 WIB






