Seorang perempuan berinisial YTR (29) diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya sendiri, Taufik Hidayat (TH), di sebuah kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Lokasi kos tersebut berada dalam gang sekitar 50 meter dari jalan raya. Bangunan kos berlantai dua itu berhadapan dengan sawah dan sejumlah rumah warga.

in1

>>> Prediksi Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Vatreni Incar Kemenangan Perdana

Penjaga kos, Resa Rohendi, mengungkapkan bahwa Taufik dan korban baru menempati unit lantai bawah pada awal Maret lalu.

Sejak saat itu hingga kasus terkuak, mereka tinggal di sana selama sekitar tiga bulan.

Resa menceritakan, saat pertama kali datang, Taufik memapah korban masuk ke kamar setelah membayar uang kos.

Ia juga mengaku sudah meminta surat nikah sejak awal, tetapi tidak pernah diberikan.

"Pas sudah sebulan, saya minta surat nikah lagi ke terduga pelaku. Pelaku malah ngajak berantem ke saya," ujar Resa, Selasa (23/6).

Kasus ini terungkap ketika Taufik meminta Resa mengantar korban ke rumah sakit. Resa bersama korban naik taksi online, sementara Taufik mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor.

Mereka pertama kali ke rumah sakit di Ujungberung, Kota Bandung, lalu dirujuk ke RSHS.

Resa merasa janggal karena disuruh mengaku sebagai saudara korban, sementara korban diminta mengaku jatuh di kamar mandi.

Selama perjalanan, Resa yang duduk di depan tidak bisa banyak berkomunikasi dengan korban yang memakai kerudung dan masker.

"Kalau diajak ngobrol juga hanya ngangguk-ngangguk aja," katanya.

Di RSHS, Resa kembali dipaksa mengaku sebagai saudara korban, namun kali ini ia menolak dan memilih jujur.