>>> HIDIVE Buka Anime Expo 2026 dengan Premiere HELL MODE Season 2

Pihak rumah sakit pun meminta keluarga korban dihubungi, tetapi Resa malah diajak pelaku keluar dan berkelahi.

in1

Setelah itu, Taufik pergi entah ke mana. Tak lama kemudian, keluarga korban datang dan melihat kondisi korban.

Resa mengaku dirinya dan keluarga juga terancam karena pelaku bersama sejumlah orang mencarinya sambil membawa golok.

"Dia ke sini bawa temannya setelah rame-rame, terus bawa golok. Di rumah masih ada istri saya, lihat dari dalam rumah.

Dia teriak, 'Mana si Resa? Saya matikan kamu'," ujar Resa.

Keseharian Korban dan Pelaku

Istri penjaga kos, Mulyati, mengatakan bahwa korban tidak pernah keluar kamar kos. Hanya Taufik yang kerap keluar untuk beraktivitas, dan ia selalu mengunci pintu meskipun pergi sebentar.

Mulyati tidak pernah mendengar jeritan dari dalam kos, tetapi kerap mendengar suara benturan tembok. Saat ditanya, Taufik selalu mengelak dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

Menurut Mulyati, Taufik adalah orang yang temperamental. "Suka tempramen tiba-tiba ngajak berantem," jelasnya.

Olah TKP oleh Polisi

Tim Inafis Polda Jawa Barat menggeledah kosan yang menjadi TKP pada Selasa (23/6).

Olah TKP berlangsung sekitar dua setengah jam, dan petugas membawa barang-barang bukti menggunakan koper, tas ransel, dan plastik putih.

Ketua RT setempat, Ahmad Solihin, mengatakan petugas membawa barang bukti seperti helm, pakaian, dan tas. Barang-barang tersebut langsung dimasukkan ke mobil Inafis untuk diperiksa lebih lanjut.

>>> Anime tentang Zeami dan Teater Noh 'The World Is Dancing' Tayang 29 Juni di HIDIVE

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan mendalam terkait hasil olah TKP.