Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan korban penganiayaan dan penyekapan di Bandung kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Korban berinisial YTR (29) mengalami luka berat akibat kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya sendiri. Kasus ini menjadi sorotan nasional.

in1

>>> Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal

Menurut Budi, kondisi korban membutuhkan tindakan rekonstruksi wajah karena luka yang cukup parah. Kemenkes akan mengawal penuh proses pemulihan hingga korban pulih secara fisik dan fungsi tubuh.

"Untuk yang korban kekerasan yang di Bandung ya, dari sisi kesehatan yang bersangkutan sekarang sudah dirawat di rumah sakit Kementerian Kesehatan di Bandung, RS Hasan Sadikin (RSHS)," kata Budi di Jakarta Selatan.

Budi menyebut kasus ini membuatnya sangat prihatin karena tingkat kekerasan yang dialami korban tergolong berat dan berlangsung dalam jangka panjang.

Penanganan tidak hanya berhenti pada luka luar, tetapi juga mencakup pemulihan struktur wajah yang rusak.

"Dan kita akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi," ungkapnya.

Koordinasi Lintas Lembaga

Dalam penanganan kasus ini, Kemenkes berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Kolaborasi ini dilakukan agar korban mendapatkan pemulihan menyeluruh, termasuk aspek sosial dan psikologis.

>>> DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi

Budi menegaskan setiap sektor memiliki peran masing-masing. Pemerintah daerah menangani aspek ekonomi, KemenPPPA fokus pada perlindungan sosial, sementara Kemenkes menangani aspek medis.

"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPA dan kita bertiga sudah berkoordinasi," jelasnya.