Wamenperin: Pengkritik MBG Tahu Program Ini Tidak Salah
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengungkapkan bahwa para pengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya memahami program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu bukanlah kebijakan yang keliru.
Menurutnya, kritik yang muncul selama ini lebih banyak menyasar aspek pengelolaan dan pelaksanaan program di lapangan.
>>> Viral Mahasiswa Temui Gibran Diduga Terima Uang, Ketua BEM UBK Akhirnya Buka Suara
"Saya yakin bahkan yang mengkritik pun mungkin merasa bahwa pada dasarnya MBG bukan program yang salah.
Tetapi mungkin yang dilihat selama ini adalah pengelolaannya, manajemennya, tata kelolanya, prosesnya, kemudian verifikasinya, kualitasnya dan seterusnya," ujar Faisol di Youtube Hendri Satrio Official, dikutip Selasa (23/6).
Ia menegaskan, secara filosofi maupun nilai kemanusiaan, MBG memiliki tujuan yang sangat mulia karena menyasar pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, terutama anak-anak, masyarakat miskin, dan perempuan.
Hal ini dipahami oleh beragam kalangan masyarakat hingga mahasiswa yang sering mengkritik program tersebut.
Evaluasi Program MBG
Faisol menyambut positif langkah evaluasi yang saat ini dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan MBG.
Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tugas kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S.
>>> Harga Emas Antam 23 Juni 2026 Naik Rp5.000, Berikut Daftar Harga Terbaru
Deyang, untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program tersebut.
"Sekarang Presiden sedang menugaskan kepala BGN yang baru untuk memperbaiki seluruhnya, mengevaluasi, termasuk adalah misalnya beban fiskal yang kemudian ditanggung oleh negara," kata Faisol.
Ia menegaskan evaluasi tidak berarti pemerintah meragukan urgensi program tersebut. Sebaliknya, evaluasi dilakukan agar implementasi MBG semakin baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Selain aspek tata kelola, Faisol juga menyoroti pentingnya penyesuaian menu dalam program MBG.
Menurutnya, kebutuhan gizi anak-anak saat ini berbeda dengan masa lalu sehingga variasi menu yang dirancang secara baik akan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Ia meyakini penyediaan makanan bergizi dengan komposisi yang tepat dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"MBG dengan variasi menu yang sudah dibuat untuk anak-anak pasti akan sangat berguna di masa-masa pertumbuhan mereka," pungkas Faisol.
Update Terbaru
Aceh Dibidik Investor Migas Global, BPMA Dorong Eksplorasi Baru
Selasa / 23-06-2026, 12:42 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 24 - 28 Juni 2026
Selasa / 23-06-2026, 12:41 WIB
Gibran Disorot Usai Mahasiswa Ngaku Terima Uang, Publik Tunggu Klarifikasi
Selasa / 23-06-2026, 12:39 WIB
Ekonom: Pasar Respons Positif Kenaikan BI Rate, Rupiah Menguat
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Menkes Budi Pastikan Korban Penyekapan Bandung Jalani Rekonstruksi Wajah di RSHS
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
Wanita Brasil Dihukum Penjara karena Menguntit Jung Kook BTS
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
SmartThings Segera Dukung Matter 1.6 untuk Kemudahan Setup dan Keamanan
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak, Pemain dan Penonton Dievakuasi
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Terapi Regeneratif Stem Cell: Harapan Baru Pemulihan Pasca Stroke
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB
OpenAI Perluas Inisiatif Daybreak dengan Codex Security, GPT-5.5-Cyber, dan Patch the Planet
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB






