Viral Mahasiswa Temui Gibran Diduga Terima Uang, Ketua BEM UBK Akhirnya Buka Suara
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) kembali menjadi sorotan publik.
Sorotan ini muncul setelah beredar dugaan penerimaan uang oleh sejumlah mahasiswa yang mengikuti audiensi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
>>> Harga Emas Antam 23 Juni 2026 Naik Rp5.000, Berikut Daftar Harga Terbaru
Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah mahasiswa UBK kemudian meminta klarifikasi dari pengurus BEM FH UBK.
Proses konfrontasi antarmahasiswa sempat disiarkan langsung melalui TikTok. Potongan videonya kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial.
Dalam salah satu video yang beredar, Ketua BEM FH UBK Abdi Maludin menyampaikan permintaan maaf kepada mahasiswa.
“Saya ngaku salah dan mohon maaf kepada kalian semua,” kata Abdi dalam video tersebut, dikutip Selasa (23/6/2026).
Seorang mahasiswa kemudian mempertanyakan langkah tanggung jawab yang akan diambil. Pertanyaan itu berkaitan dengan nama baik kampus yang ikut menjadi sorotan.
Dalam pengakuan yang beredar di media sosial, sejumlah pengurus mahasiswa disebut menerima uang dengan nominal sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per orang.
Informasi ini memicu berbagai spekulasi di publik.
Abdi diketahui menjadi bagian dari rombongan mahasiswa yang menghadiri audiensi dengan Gibran. Total terdapat 15 mahasiswa yang mengikuti agenda tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai sumber maupun tujuan pemberian uang tersebut. Informasi yang beredar masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Belum diketahui apakah pengakuan dalam forum disampaikan secara sukarela atau dalam kondisi tertentu. Karena itu, berbagai klaim yang beredar belum dapat dipastikan kebenarannya.
Update Terbaru
Aceh Dibidik Investor Migas Global, BPMA Dorong Eksplorasi Baru
Selasa / 23-06-2026, 12:42 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 24 - 28 Juni 2026
Selasa / 23-06-2026, 12:41 WIB
Gibran Disorot Usai Mahasiswa Ngaku Terima Uang, Publik Tunggu Klarifikasi
Selasa / 23-06-2026, 12:39 WIB
Ekonom: Pasar Respons Positif Kenaikan BI Rate, Rupiah Menguat
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Menkes Budi Pastikan Korban Penyekapan Bandung Jalani Rekonstruksi Wajah di RSHS
Selasa / 23-06-2026, 12:38 WIB
Biaya dan Minimnya Dorongan Pasar Jadi Kendala UMKM Urus Sertifikasi Halal
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi
Selasa / 23-06-2026, 12:28 WIB
Wanita Brasil Dihukum Penjara karena Menguntit Jung Kook BTS
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
Selasa / 23-06-2026, 12:23 WIB
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
SmartThings Segera Dukung Matter 1.6 untuk Kemudahan Setup dan Keamanan
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak, Pemain dan Penonton Dievakuasi
Selasa / 23-06-2026, 12:22 WIB
Terapi Regeneratif Stem Cell: Harapan Baru Pemulihan Pasca Stroke
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB
OpenAI Perluas Inisiatif Daybreak dengan Codex Security, GPT-5.5-Cyber, dan Patch the Planet
Selasa / 23-06-2026, 12:21 WIB






