Heboh di X: Ketua BEM UBK Diduga Terima Suap Rp300 Juta Usai Bertemu Gibran
Platform X tengah diramaikan dengan isu dugaan suap yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) usai pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Akun @fuhrer**** menuliskan tuduhan bahwa Ketua BEM Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdi Maludin, menerima uang sebesar Rp300 juta.
>>> Revisi UUPA Berpotensi Ubah Peta Migas Aceh
"Info paling menyakitkan untuk kita semua hari ini, BEM Universitas Bung Karno yang kemarin ikut demo terima Suap 300 Juta.
Harus DO sih ini. Mencermarkan nama buruk Civitas dan Bung Karno itu sendiri.
Boikot orang ini," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (23/6).
Sebelumnya, pada Senin (15/6/2026), belasan mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin mengikuti aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta.
Usai demonstrasi, mereka diundang ke Istana Wakil Presiden untuk berdialog dan menyampaikan enam tuntutan langsung kepada Gibran.
>>> Gibran Maju Capres 2029? Jokowi Disebut Akan Uji Pengaruh Politik
Namun setelah pertemuan, muncul tudingan bahwa perwakilan BEM "berbelok arah" karena menerima uang. Angka Rp300 juta pun beredar luas di media sosial.
Tak lama kemudian, sebuah video interogasi viral memperlihatkan Ketua BEM FH UBK mengakui menerima uang, tetapi jumlahnya hanya sekitar Rp1,5–2 juta.
Ia menyebut dana itu dipakai untuk logistik aksi kampus.
Hingga kini, belum ada bukti hukum yang menunjukkan uang tersebut berasal dari Wapres Gibran atau merupakan bentuk suap langsung.
>>> IHSG Dibuka Melemah, 202 Saham Tertekan di Zona Merah
Pihak kampus dan aliansi mahasiswa masih menelusuri asal-usul aliran dana tersebut.
Update Terbaru
Jokowi Siap Bawa Ijazah ke Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Selasa / 23-06-2026, 10:42 WIB
BPMA Kini Bisa Terlibat di Blok Migas Aceh di Atas 12 Mil
Selasa / 23-06-2026, 10:38 WIB
Said Didu Sebut Gaya Jokowi Kembali di Era Prabowo-Gibran: Semua Sogok Rakyat
Selasa / 23-06-2026, 10:38 WIB
AHY Tanggapi Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode: Fokus Dulu pada Ekonomi
Selasa / 23-06-2026, 10:38 WIB
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
Selasa / 23-06-2026, 10:21 WIB
Bank Sumsel Babel Perkuat Layanan Digital, Beli Paket Data Telkomsel Kini Bisa di BSB Mobile
Selasa / 23-06-2026, 10:21 WIB
So Ji-sub Akui Standar Kecantikan Ketat di Industri Hiburan Korea
Selasa / 23-06-2026, 10:14 WIB
Korea Selatan Siapkan Rp138 Miliar untuk Retrofit Stadion Daerah Demi Konser K-Pop
Selasa / 23-06-2026, 10:14 WIB
Tecno Camon Slim Masuk TKDN RI, Tebalnya Cuma 6,39 mm
Selasa / 23-06-2026, 10:14 WIB
Gojek Tambah Kuota Beasiswa Driver, Penerima Meningkat 5 Kali Lipat
Selasa / 23-06-2026, 10:14 WIB
10 Kota di Dunia yang Batasi Kunjungan Turis dan Aturannya
Selasa / 23-06-2026, 10:13 WIB
Daftar KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
Selasa / 23-06-2026, 10:13 WIB
Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 23-06-2026, 10:08 WIB
Malaysia Turunkan Harga Solar Jadi Rp9.000 per Liter Mulai Juli
Selasa / 23-06-2026, 10:07 WIB






