PHK Tembus 23.470 Pekerja, Fastpay Ajak Masyarakat Diversifikasi Pendapatan
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 23.470 tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar kerja tersebut, Fastpay menilai masyarakat perlu mulai memperkuat ketahanan ekonomi dengan membuka sumber pendapatan alternatif.
>>> Pemerintah Gelontorkan Rp26,34 Triliun untuk Stimulus Ekonomi Semester II 2026
Data PHK tersebut menunjukkan risiko kehilangan pendapatan masih menjadi tantangan bagi sebagian pekerja.
Meski tidak mencakup seluruh kasus PHK di Indonesia, angka tersebut menggambarkan tekanan yang masih terjadi di pasar tenaga kerja.
Fastpay Dorong Usaha Berbasis Transaksi Digital
SPV Digital Marketing Fastpay, Dewa, mengatakan ketergantungan pada satu sumber penghasilan perlu mulai dievaluasi seiring meningkatnya risiko kehilangan pekerjaan.
“Risiko kehilangan pekerjaan menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap satu sumber pendapatan perlu mulai dievaluasi.
Masyarakat membutuhkan pilihan usaha yang realistis, dapat dimulai secara bertahap, dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari,” ujar Dewa kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah menjalankan usaha berbasis layanan transaksi digital.
Kebutuhan masyarakat terhadap layanan seperti pembelian pulsa, paket data, pembayaran tagihan, transfer dana, hingga pembayaran pajak dinilai masih terus berlangsung dan dibutuhkan secara berulang.
Dewa mengatakan model bisnis keagenan pembayaran digital dapat dijalankan oleh pemilik warung, toko kelontong, konter pulsa, koperasi, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), maupun masyarakat yang ingin memulai usaha dari rumah.
“Melalui Fastpay, masyarakat dapat mengembangkan layanan pembayaran dari warung, toko, konter, maupun rumah. Kebutuhan transaksinya sudah ada.
Tantangannya adalah bagaimana agen mengenalkan layanan, memberikan pelayanan yang baik, dan membangun kepercayaan agar pelanggan kembali melakukan transaksi,” katanya.
Update Terbaru
Clive Davis, Legenda Musik yang Meluncurkan Whitney Houston, Meninggal di Usia 94
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Link Live Streaming Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu sebagai Tersangka Korupsi DPRD
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
God of War: Laufey Berjalan Bersamaan dengan Game 2018, Ungkap Deborah Ann Woll
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
Hearts2Hearts Rilis Mini Album Kedua Lemon Tang, Sajikan Summer Pop yang Cerah
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
9 Cara Anne Hathaway Sembunyikan Kehamilan di Red Carpet dengan Busana
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
Seliya Marsella: Penyanyi Dangdut Gen Z dari Pantura
Senin / 22-06-2026, 22:32 WIB
ACC Raih Empat Penghargaan HR Asia 2026, Bukti Komitmen Budaya Kerja Unggul dan Inklusif
Senin / 22-06-2026, 22:29 WIB
Nasib Insentif Kendaraan Listrik 2026 Masih Menggantung, Ini Respons Pemerintah
Senin / 22-06-2026, 22:28 WIB
Usul Rokok Murah DPR Dikritik: Manjakan Korporasi Besar, Gerus Penerimaan Negara
Senin / 22-06-2026, 22:28 WIB
Gangguan Internet Global Setelah Fiber Optik Terputus, Cloudflare Turun
Senin / 22-06-2026, 22:22 WIB
Jamie Carragher Minta Thomas Tuchel Cadangkan Satu Pemain Timnas Inggris
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB
Andy Burnham Siap Gantikan Starmer sebagai PM dalam Hitungan Minggu
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB
Badan Intelijen Five Eyes Peringatkan AI Mampu Jatuhkan Pemerintah dalam Hitungan Bulan
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB






