Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi sebesar Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Paket ini mencakup berbagai sektor strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan rincian stimulus tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

in1

>>> Gedung dan Mal Wajib Kelola Sampah Mandiri, Target Rampung 2029

Anggaran terbesar dialokasikan untuk bantuan pangan sebesar Rp18,04 triliun, diikuti program magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta insentif transportasi Rp2,04 triliun.

Diskon Transportasi di Berbagai Moda

Pada libur sekolah, diskon tiket kereta api 30 persen berlaku mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Tarif dasar kapal Pelni juga mendapat potongan 30 persen pada 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.

Pemerintah juga menggratiskan tarif jasa kepelabuhanan ASDP pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Untuk penerbangan, PPN DTP 100 persen diberikan untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Insentif serupa kembali diberikan saat Natal dan Tahun Baru 2027.

Diskon kereta api 30 persen berlaku pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027, sedangkan diskon kapal Pelni 30 persen pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

>>> Pelabuhan Ciwandan Topang Ekspor Baja Nasional, Kirim Hampir 100 Ribu MT

Tarif jasa kepelabuhanan ASDP kembali digratiskan pada periode yang sama untuk mendukung arus transportasi akhir tahun.

Bantuan Pangan dan Subsidi Industri

Di sektor perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan pangan selama tiga bulan kepada 33,24 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Program stabilisasi harga pangan juga dijalankan melalui subsidi beras Rp2.000 per kilogram dengan kuota 250 ribu ton.

Untuk sektor industri, pemerintah memberikan pembebasan bea masuk impor LPG untuk industri petrokimia serta tarif bea masuk 0 persen untuk suku cadang pesawat.

Sementara itu, program magang dan vokasi diperkuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

>>> Kemnaker dan Ubhara Jaya Jalin Kerja Sama Cetak SDM Siap Kerja

Airlangga menegaskan bahwa paket stimulus ini disusun untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika global.