Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) resmi menjalin kerja sama strategis.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (19/6/2026).

in1

>>> Semua Episode Musim 2 The Agency, Thriller Mata-mata Michael Fassbender, Sudah Rilis

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyebut kolaborasi ini bertujuan mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

"Ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik ketenagakerjaan," ujarnya.

Kerja sama ini mencakup pengembangan kapasitas SDM, riset bersama, pengabdian masyarakat, serta pemanfaatan sarana dan prasarana. Cris menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta siap kerja.

Kemnaker memiliki sejumlah program yang dapat diakses mahasiswa melalui platform SIAPKerja. Program tersebut meliputi MagangHub, KarirHub, SkillHub, dan BizHub.

>>> Penggemar Inggris yang Tak Pulang dari Meksiko 1986 Reuni di AS

"Seluruh layanan ini dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan transisi dari pendidikan ke dunia kerja," jelas Cris.

Ia mendorong mahasiswa semester akhir untuk memanfaatkan program pembinaan, termasuk pelatihan melamar kerja dan wawancara. Menurut Cris, tantangan ketenagakerjaan saat ini bersifat global.

"Saingan kita bukan hanya di Bekasi atau Indonesia, melainkan tenaga kerja dari berbagai negara," tegasnya.

Diharapkan kolaborasi ini melahirkan program nyata seperti peningkatan kompetensi SDM, riset ketenagakerjaan, dan pengabdian masyarakat melalui program Tenaga Kerja Mandiri.

>>> Manchester United dan Chelsea Incar Eduardo Camavinga, Real Madrid Pasang Harga Rp 1 Triliun

Selain itu, penguatan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data juga menjadi target.