Andy Burnham, politikus yang dijuluki 'Raja Utara', hampir pasti menjadi Perdana Menteri Inggris dalam beberapa minggu ke depan.

Kepastian itu muncul setelah ia memenangkan kursi Makerfield dalam by-election Jumat lalu dengan selisih lebih dari 9.000 suara, mengalahkan kandidat Reform.

in1

>>> Badan Intelijen Five Eyes Peringatkan AI Mampu Jatuhkan Pemerintah dalam Hitungan Bulan

Kemenangan telak itu mendorong Perdana Menteri Keir Starmer mundur, membuka jalan bagi Burnham untuk memimpin Partai Buruh dan negara.

Latar Belakang Burnham

Burnham lahir di Aintree, Lancashire, dari keluarga sederhana. Ayahnya teknisi telepon, ibunya reseptor.

Ia besar di Culcheth, dekat Warrington, hanya 20 menit dari konstituensi Makerfield yang kini diwakilinya.

Pendidikan dasarnya di sekolah Katolik, lalu ia mengambil studi Bahasa Inggris di Universitas Cambridge.

Meski pernah menjadi altar boy, Burnham mengaku tidak terlalu religius namun mengakui pengaruh Gereja dalam politiknya.

Karier Politik yang Panjang

Bergabung dengan Partai Buruh sejak usia 15, Burnham memulai karier sebagai peneliti dan petugas serikat pekerja.

Ia kemudian menjadi pejabat parlementer untuk NHS Confederation, lalu penasihat khusus Menteri Kebudayaan Chris Smith.

Terpilih sebagai MP untuk Leigh pada 2001, ia naik ke jabatan menteri di bawah Gordon Brown sebagai Menteri Kebudayaan dan kemudian Menteri Kesehatan.

Pada 2017, ia mundur dari kursi Westminster untuk menjadi Wali Kota Greater Manchester yang pertama.

Selama menjabat, ia menangani tunawisma, transportasi umum, dan eksploitasi anak di Manchester dan Rochdale.

>>> Peter Andre Bantah Klaim Lee Andrews yang Mengaku Adopsi Anak-anaknya

Popularitasnya melonjak saat berseteru dengan pemerintah Konservatif soal pendanaan selama pandemi Covid-19.

Namun, ia juga dikritik karena menghabiskan puluhan juta pound untuk skema Clean Air Zone yang akhirnya dibatalkan.