Badan Intelijen Five Eyes Peringatkan AI Mampu Jatuhkan Pemerintah dalam Hitungan Bulan
Badan keamanan siber dari aliansi intelijen Five Eyes mengeluarkan peringatan langka bahwa kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru dapat mengancam stabilitas pemerintah dan perusahaan dalam waktu dekat.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis Senin malam waktu Sydney, badan sinyal dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat menegaskan bahwa tenggat waktu ancaman itu bukan hitungan tahun, melainkan bulan.
>>> Peter Andre Bantah Klaim Lee Andrews yang Mengaku Adopsi Anak-anaknya
Pernyataan itu mendesak para pemimpin dunia untuk 'bertindak sekarang' menghadapi risiko yang disebut semakin nyata.
AI Percepat Serangan Siber
Menurut pernyataan tersebut, AI 'mempercepat kecepatan, skala, dan kecanggihan ancaman siber'.
Model AI mutakhir diprediksi melampaui ekspektasi industri saat ini dan secara fundamental mengubah kemampuan ofensif maupun defensif di dunia maya.
Badan keamanan siber menambahkan bahwa lompatan AI juga menurunkan hambatan bagi pelaku kejahatan serta meningkatkan kecepatan dan kompleksitas serangan.
Mereka menyerukan respons dari seluruh organisasi dan masyarakat, karena risiko siber tidak lagi bisa dianggap sebagai masalah teknis semata.
>>> Trump Pamer Pesawat Kepresidenan Baru Rp 6,5 Triliun, Dijuluki 'Gedung Putih Terbang'
Ini adalah risiko bisnis inti dan tanggung jawab kepemimpinan.
Meski tidak menyebut model AI spesifik, perhatian tertuju pada alat canggih buatan Anthropic, termasuk Fable 5 yang disebut mampu mendeteksi kerentanan sistem siber.
Presiden AS Donald Trump baru saja memblokir warga negara asing untuk menggunakan model Fable milik Anthropic pada Juni lalu, berdasarkan saran otoritas keamanan nasional.
Olivia Shen, pakar keamanan nasional dan AI dari University of Sydney's United States Studies Centre, mengatakan kepada Guardian bahwa mungkin ada model AI yang lebih kuat di masa depan.
>>> Gaun Floral Karen Millen untuk Tamu Pernikahan, Diskon 40%
Ia menambahkan bahwa kita harus mengantisipasi model berikutnya seperti Mythos atau Fable sudah dekat, dan negara lain seperti China mungkin juga mengembangkan model yang sama canggihnya.
Update Terbaru
Netflix Rilis Trailer Perdana Alley Cats, Serial Animasi Dewasa Karya Ricky Gervais
Senin / 22-06-2026, 23:43 WIB
The Oblivious Saint Can’t Contain Her Power Anime Rilis Staf, Lagu Tema, dan Tanggal Tayang 30 Juni
Senin / 22-06-2026, 23:42 WIB
AFTECH: Indonesia Berpeluang Jadi Kiblat Keuangan Digital Regional
Senin / 22-06-2026, 23:35 WIB
Panduan Cek Desil Bansos Melalui DTSEN Kemensos Secara Online
Senin / 22-06-2026, 23:32 WIB
Panduan Cek Status PKH Melalui Aplikasi dan Website Kemensos
Senin / 22-06-2026, 23:32 WIB
Panduan Cek Bansos PKH Menggunakan NIK KTP
Senin / 22-06-2026, 23:32 WIB
Cek PIP 2026 Online Lewat HP, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Bantuan
Senin / 22-06-2026, 23:31 WIB
Penculik Nancy Guthrie Minta Maaf Atas Kematiannya dalam Surat Tebusan
Senin / 22-06-2026, 23:22 WIB
Nicole Kidman Ucapkan Selamat Hari Ayah untuk Keith Urban
Senin / 22-06-2026, 23:22 WIB
Anak Perempuan 4 Tahun Terlindas Mobil di Parkiran Wirral
Senin / 22-06-2026, 23:22 WIB
Produser Musik Grammy Clive Davis Meninggal di Usia 94
Senin / 22-06-2026, 23:21 WIB
Jerman Kehilangan Nico Schlotterbeck karena Cedera di Piala Dunia
Senin / 22-06-2026, 23:21 WIB
Daftar Lido dan Kolam Renang Luar Ruangan Terbaik di London Saat Gelombang Panas
Senin / 22-06-2026, 23:21 WIB
Wizz Air Investigasi Kebijakan 'Satu Jaket per Orang' di Bandara Spanyol
Senin / 22-06-2026, 23:21 WIB






