Kemnaker Pantau Isu Relokasi Dua Pabrik Otomotif Jepang ke Vietnam
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memantau secara ketat kabar rencana relokasi dua pabrik komponen otomotif asal Jepang dari Jawa Timur ke Vietnam.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
>>> Transaksi QRIS Perbankan Tumbuh Positif hingga Mei 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan pihaknya terus memonitor perkembangan isu tersebut. "Kita monitor semua nanti," ujarnya di Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).
Pemerintah mendorong penyelesaian secara bipartit antara manajemen perusahaan dan pekerja. Tim mediator juga telah disiagakan untuk mengawal penanganan isu ketenagakerjaan di lapangan.
Yassierli menjelaskan proses penanganan dimulai dari internal perusahaan, kemudian dilanjutkan ke Kemnaker. "Ada yang kita dorong selesaikan secara bipartit, ada yang kemudian mediator kita turun," jelasnya.
Meski tidak merinci kasus spesifik, Yassierli mengklaim mediator telah turun ke beberapa perusahaan yang menghadapi kendala serupa.
>>> Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Bakal Disidang di PN Jaktim
"Ada beberapa yang terus dalam proses, mediator sudah turun, dan ada yang masih menunggu hasil bipartit," tuturnya.
Inisial Perusahaan
Sebelumnya, informasi rencana relokasi ini diungkapkan oleh Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Ia menyebut dua korporasi tengah bersiap memindahkan investasinya.
Said Iqbal memberikan inisial perusahaan, yaitu PT J dan PT S. Ia enggan menyebutkan nama lengkap karena proses negosiasi masih berlangsung.
>>> Graham Arnold Akui Sulit Hentikan Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
"Jangan disebutkan nama perusahaan nanti berantakan negosiasinya," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Minggu (21/6/2026).
Update Terbaru
Pernikahan Adat Modern ala Selebriti Jadi Inspirasi Anak Muda Surabaya
Senin / 22-06-2026, 21:37 WIB
BACH IPO, Target Dana Rp307 Miliar dari Pasar Modal
Senin / 22-06-2026, 21:37 WIB
DPR Setujui Anggaran Kemenko Pangan Rp509,3 Miliar untuk 2027
Senin / 22-06-2026, 21:37 WIB
Libur Sekolah Tiba, Diskon 30 Persen untuk KA Kelas Ekonomi
Senin / 22-06-2026, 21:36 WIB
4 Dosen Unusa Jadi Narasumber Konferensi Health Tourism Internasional 2026
Senin / 22-06-2026, 21:36 WIB
Shanty Emosional Ingat Ibunda saat Perankan Ibu di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Senin / 22-06-2026, 21:36 WIB
PHK Mengintai? Kemnaker Buka Suara, Ini Langkah Darurat Pemerintah!
Senin / 22-06-2026, 21:35 WIB
SIG Olah Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Biaya Peternak Turun 60%
Senin / 22-06-2026, 21:35 WIB
Pertamina Salurkan Bright Gas untuk Pedagang Kuliner di Jakarta Fair 2026
Senin / 22-06-2026, 21:35 WIB
Paramount Petals Padukan Infrastruktur dan Aktivasi Komunitas di Kawasan Mandiri
Senin / 22-06-2026, 21:35 WIB
Surabaya Susun Peta Jalan Infrastruktur Biru-Hijau untuk Atasi Banjir dan Panas
Senin / 22-06-2026, 21:33 WIB
Sere Pasaribu Rangkum Perjalanan Hidup Lewat Resital To Love, To Lose, To Learn
Senin / 22-06-2026, 21:32 WIB
Zulhas Targetkan Penanganan Sampah di 71 Kota Tuntas pada 2028
Senin / 22-06-2026, 21:32 WIB
LGI Perkuat Layanan Digital dengan Fitur Kesehatan Berbasis AI
Senin / 22-06-2026, 21:32 WIB






