Surabaya Susun Peta Jalan Infrastruktur Biru-Hijau untuk Atasi Banjir dan Panas
Pemerintah Kota Surabaya bersama Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Kristen (UK) Petra menggelar workshop bertajuk "Blue-Green Infrastructure (BGI) in Surabaya" di Auditorium Kebun Raya Mangrove, Surabaya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.
>>> Sere Pasaribu Rangkum Perjalanan Hidup Lewat Resital To Love, To Lose, To Learn
Dekan FTSP UK Petra, Rully Damayanti, mengatakan Surabaya menghadapi tantangan serius berupa rendahnya lahan terbuka kota yang membuatnya rentan terhadap banjir dan suhu ekstrem.
"Workshop ini memperkenalkan konsep BGI yang relatif baru di Surabaya sekaligus memulai penyusunan peta jalan BGI untuk Kota Surabaya," ujar Rully, Jumat (19/6/2026).
BGI merupakan pendekatan pembangunan kota yang mengintegrasikan pengelolaan air (blue) dan ruang hijau (green) sebagai solusi berbasis alam.
Penerapannya dapat berupa taman air, atap hijau, sengkedan, dan sistem drainase berkelanjutan (SuDS).
Kolaborasi dengan Akademisi dan Pakar Internasional
Narasumber utama workshop adalah Prof. Robby Soetanto, profesor di Loughborough University, Inggris Raya, yang juga alumni Teknik Sipil UK Petra.
Ia sebelumnya mendampingi Pemerintah Kota Bandung dan Semarang dalam penyusunan peta jalan BGI.
>>> Zulhas Targetkan Penanganan Sampah di 71 Kota Tuntas pada 2028
"Pembangunan kota perlu memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pendekatan berbasis alam menjadi semakin penting untuk memastikan kota tetap layak huni dan berkelanjutan," kata Prof. Robby.
UK Petra juga menerjunkan enam dosen lintas jurusan untuk mendampingi peserta workshop.
Rully menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UK Petra berkontribusi dalam pengembangan Surabaya di tengah tantangan perubahan iklim.
"Melalui kolaborasi dengan Pemkot Surabaya, kami harap penyusunan peta jalan ini menjadi langkah awal penting untuk mengembangkan Surabaya sebagai kota yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan ramah lingkungan," lanjutnya.
Pemilihan Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai lokasi workshop dinilai memiliki potensi besar sebagai lokasi percontohan penerapan BGI.
Workshop dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani.
>>> LGI Perkuat Layanan Digital dengan Fitur Kesehatan Berbasis AI
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam merancang masa depan Surabaya yang lebih berkelanjutan.
Update Terbaru
Les Wexner Puas Harvard Pertahankan Namanya di Gedung Kampus
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Pemilik PT Sakti Mait Jaya Langit Divonis 8 Tahun Penjara Kasus Kredit LPEI
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Munas NU Desak Transparansi Pengelolaan Keuangan Haji
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Kourtney Kardashian Rayakan Father's Day Bersama Travis Barker, Abaikan Scott Disick
Senin / 22-06-2026, 22:57 WIB
Putra Liam Payne Jadi Ahli Waris Tunggal Harta Rp28 Juta
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
Tuduhan Mata-mata ke Mantan Suami, Lisa Hochstein Bebas dari Tuntutan
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
Hasil AVC Men's Cup 2026: Duel Sengit 5 Set, Indonesia Hajar Qatar
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
7 Cara Melupakan Mantan Setelah Bertahun-tahun Pacaran
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
Mantan Bos The Fed, Alan Greenspan, Meninggal di Usia 100 Tahun
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
Polisi Bandara Soetta Ringkus 4 WNA Selundupkan Kemasan Liquid Narkoba
Senin / 22-06-2026, 22:56 WIB
Clive Davis, Legenda Musik yang Meluncurkan Whitney Houston, Meninggal di Usia 94
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Link Live Streaming Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu sebagai Tersangka Korupsi DPRD
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
God of War: Laufey Berjalan Bersamaan dengan Game 2018, Ungkap Deborah Ann Woll
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB






