Gedung dan Mal Wajib Kelola Sampah Mandiri, Target Rampung 2029
Pemerintah menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan pengelola gedung dan fasilitas publik untuk memiliki sistem pengolahan sampah mandiri.
Kebijakan ini menyasar kawasan komersial dan fasilitas umum seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, hingga lembaga negara.
>>> Pelabuhan Ciwandan Topang Ekspor Baja Nasional, Kirim Hampir 100 Ribu MT
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pembenahan sistem pengelolaan sampah di gedung-gedung akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian pada 2029.
"Nah sekarang, (pengelolaan sampah) seperti gedung-gedung yang dikelola seperti MPR, DPR, pasar, mall, kantor-kantor, sekolah, itu kita bisa selesaikan sampai tahun 2029 akan kita selesaikan semua," ujar Zulkifli Hasan usai rapat Badan Anggaran DPR RI, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, sistem pengelolaan sampah yang diterapkan akan disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas masing-masing gedung.
Sejumlah teknologi yang disiapkan antara lain Refuse Derived Fuel (RDF), insinerator, hingga pirolisis, yakni metode daur ulang termal untuk mengolah sampah plastik dan biomassa pada suhu tinggi tanpa oksigen.
"Melalui berbagai skema, ada RDF, pirolisis, insinerator, banyak cara-caranya," kata Zulhas.
Menurutnya, penerapan sistem pengolahan sampah di tingkat gedung akan membantu mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA) yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah di berbagai daerah.
Strategi ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
>>> Kemnaker dan Ubhara Jaya Jalin Kerja Sama Cetak SDM Siap Kerja
Zulhas menilai persoalan sampah telah menjadi tantangan lama yang belum terselesaikan sejak Indonesia merdeka.
"Jadi memang sampah ini kan masalah kita. Sudah 80 tahun lebih kita merdeka masih menimbulkan masalah yang besar," ujarnya.
Penanganan TPA Darurat di 71 Kota
Update Terbaru
Clive Davis, Legenda Musik yang Meluncurkan Whitney Houston, Meninggal di Usia 94
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Link Live Streaming Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
Kejati Jabar Periksa Wabup Indramayu sebagai Tersangka Korupsi DPRD
Senin / 22-06-2026, 22:52 WIB
God of War: Laufey Berjalan Bersamaan dengan Game 2018, Ungkap Deborah Ann Woll
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
Hearts2Hearts Rilis Mini Album Kedua Lemon Tang, Sajikan Summer Pop yang Cerah
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
9 Cara Anne Hathaway Sembunyikan Kehamilan di Red Carpet dengan Busana
Senin / 22-06-2026, 22:42 WIB
Seliya Marsella: Penyanyi Dangdut Gen Z dari Pantura
Senin / 22-06-2026, 22:32 WIB
ACC Raih Empat Penghargaan HR Asia 2026, Bukti Komitmen Budaya Kerja Unggul dan Inklusif
Senin / 22-06-2026, 22:29 WIB
Nasib Insentif Kendaraan Listrik 2026 Masih Menggantung, Ini Respons Pemerintah
Senin / 22-06-2026, 22:28 WIB
Usul Rokok Murah DPR Dikritik: Manjakan Korporasi Besar, Gerus Penerimaan Negara
Senin / 22-06-2026, 22:28 WIB
Gangguan Internet Global Setelah Fiber Optik Terputus, Cloudflare Turun
Senin / 22-06-2026, 22:22 WIB
Jamie Carragher Minta Thomas Tuchel Cadangkan Satu Pemain Timnas Inggris
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB
Andy Burnham Siap Gantikan Starmer sebagai PM dalam Hitungan Minggu
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB
Badan Intelijen Five Eyes Peringatkan AI Mampu Jatuhkan Pemerintah dalam Hitungan Bulan
Senin / 22-06-2026, 22:21 WIB






