Mustang Mach-E, satu-satunya mobil listrik Ford yang masih dijual di Amerika Serikat, mungkin tidak akan bertahan hingga generasi kedua.

Pernyataan resmi Ford mengindikasikan bahwa model ini tidak akan menggunakan platform EV universal (UEV) baru yang akan diluncurkan tahun depan.

in1

>>> Renault Beri Megane EV Wajah Lebih Garang dan Akselerasi Lebih Lambat

Platform UEV pertama kali akan digunakan pada pikap kompak yang baru-baru ini terlihat diuji coba di Amerika Serikat.

Pendekatan Awal yang Salah

CEO Ford Jim Farley mengakui bahwa perusahaan membuat generasi pertama EV, termasuk Mustang Mach-E, dengan cara yang salah.

>>> Ferrari Siap Luncurkan Sesuatu pada 4 Juli, Mungkinkah 12Cilindri Manual?

Platform UEV dirancang dari awal untuk memaksimalkan efisiensi kendaraan, dan Ford menegaskan bahwa platform tersebut tidak akan digunakan untuk Mach-E.

Jika Ford tetap menjual Mach-E hingga 2030 atau lebih, model itu bisa tertinggal dibandingkan EV generasi kedua Ford.

>>> Daihatsu Midget II, Pikap Mungil yang Dikenal dari Gran Turismo, Dilelang

Selain itu, Ford Escape dikabarkan akan dihidupkan kembali dalam bentuk listrik menggunakan platform UEV pada akhir dekade ini, yang semakin membatasi daya tarik Mach-E.