Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi resmi memberangkatkan kloter terakhir jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah pada Senin (22/6/2026) pagi.

Pergerakan ini menandai berakhirnya seluruh fase layanan bagi jemaah haji Indonesia di Kota Suci Makkah.

in1

>>> Wembley Longgarkan Aturan Botol Air Saat Konser Harry Styles di Tengah Gelombang Panas

Para jemaah yang baru meninggalkan Makkah tersebut dijadwalkan akan menjalani ibadah serta ziarah di Madinah selama kurang lebih sembilan hari.

Setelah menyelesaikan fase di Madinah, mereka kemudian akan dipulangkan secara bertahap menuju Tanah Air.

Tiga Kloter Terakhir

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal menjelaskan bahwa pada hari terakhir operasional tersebut, terdapat tiga kelompok terbang (kloter) yang bergerak ke Madinah.

Tiga kloter itu meliputi BDJ 15 (Banjarmasin), SUB 116 (Surabaya), dan UPG 46 (Ujung Pandang).

Proses pemindahan jemaah ini dilakukan bertahap demi memastikan kelancaran seluruh fasilitas layanan.

Ihsan Faisal mengonfirmasi bahwa rombongan dari Embarkasi Ujung Pandang menjadi penutup operasional di wilayah Makkah.

"Dan insyaallah UPG-43 ini menjadi penutup dari seluruh kloter yang ada di fase ataupun gelombang kedua," ujar Ihsan Faisal kepada Tim Media Center Haji (MCH) di Misfalah, Makkah, Senin (22/6/2026).

>>> Kemnaker Pantau Isu Relokasi Dua Pabrik Otomotif Jepang ke Vietnam

Pemberangkatan tersebut sekaligus memastikan penuntasan tugas pelayanan yang diemban oleh seluruh jajaran petugas Daker Makkah.

Ihsan menyatakan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses pelayanan dari awal hingga pelepasan jemaah terakhir.

"Dan seluruh petugas, terutama di Daker Makkah, hari ini alhamdulillah bisa menuntaskan seluruh layanannya dengan penutup dan pemberangkatan di UPG-43," tutur Ihsan Faisal.