Delegasi Iran yang akan melakukan perundingan dengan Amerika Serikat telah bertolak ke Swiss pada Sabtu (20/6).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menyatakan bahwa delegasi negosiasi Iran akan berangkat ke Swiss dalam beberapa menit, seperti dikutip kantor berita Fars.

in1

>>> Gaya Busana 8 WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Dalam perundingan tersebut, Iran akan mendesak AS untuk memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua pihak.

Iran juga akan meminta penjelasan terperinci mengenai langkah-langkah yang akan diambil AS untuk memenuhi komitmen tersebut, kata Baghaei.

Ia memperingatkan bahwa jika beberapa komitmen AS tidak dipenuhi, MoU akan berada dalam bahaya.

>>> Manchester United Gandeng Amazon Prime untuk Dokumenter All or Nothing

"AS harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan berada dalam bahaya," kata Baghaei.

Sementara itu, Utusan Khusus AS Steve Witkoff dikabarkan sedang menuju Swiss untuk menghadiri putaran pertama perundingan AS-Iran terkait kemungkinan kesepakatan nuklir, menurut laporan Axios.

Disebutkan pula bahwa Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, telah berada di Swiss.

>>> Eduardo Camavinga Kuliah Bisnis di Harvard University

Namun, belum dipastikan apakah jadwal baru untuk perundingan tersebut telah ditetapkan.