Manajer tim MSi Racing, Jordi Gatell, menuai pujian setelah menyingkirkan botol sampanye di podium Moto3 Ceko. Tindakan itu dilakukan untuk menghormati keyakinan pebalapnya, Hakim Danish, yang beragama Islam.

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan momen Gatell menyembunyikan botol sampanye di area samping podium.

in1

>>> Giancarlo Esposito Dikabarkan Jadi Mualaf di Arab Saudi Saat Proses Syuting Film

Peristiwa itu terjadi saat ia menerima sampanye untuk merayakan kemenangan Hakim Danish yang finis pertama.

Setelah naik ke panggung, Gatell segera mengambil botol sampanye dari podium utama tempat Hakim Danish akan berdiri. Ia kemudian memindahkan botol tersebut ke sisi kanan.

Usai lagu kebangsaan Malaysia berkumandang, Hakim Danish turun dari podium dan tidak ikut selebrasi sampanye bersama dua pebalap lain.

Setelah perayaan selesai, ia kembali naik untuk sesi foto tanpa memegang botol sampanye.

Tindakan ini mendapat pujian luas dari warganet Malaysia dan menjadi sorotan media lokal. Gatell dinilai sangat menghargai prinsip hidup dan keyakinan Hakim Danish.

"Tindakan kecil namun bermakna ini juga menyoroti ikatan erat antara pebalap tersebut dan timnya.

>>> Kwetiau Sapi Bang Rusdi: Kuliner Halal Otentik Racikan Mantan Chef Hotel

Di dunia balap, yang sering dirayakan dengan sampanye di podium, kepekaan terhadap keyakinan dan prinsip seorang atlet sangat dihargai," tulis media Malaysia Stadium Astro.

Warganet pun memberikan komentar positif. "Aksi berkelas dari manajer," kata salah seorang.

"Alhamdulillah, terima kasih pak manajer sudah menyingkirkan minuman tersebut," ujar warganet lainnya.

Selain aksi toleransi tersebut, Hakim Danish menorehkan sejarah dengan kemenangan pertamanya di Moto3. Ini menjadi kemenangan pertama bagi pebalap Malaysia dalam sepuluh tahun terakhir.

Hakim Danish menyelesaikan balapan 16 putaran dengan catatan waktu 33 menit 34,264 detik.

Dengan tambahan poin, ia kini mengoleksi 73 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3.

>>> Alireza Beiranvand Bikin Belgia Frustrasi Setelah Iran Tahan Imbang Tanpa Gol di Piala Dunia 2026

Posisi Hakim Danish berada satu tingkat di bawah pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang mengumpulkan 82 poin. Pemuncak klasemen adalah Maximo Quiles dengan 186 poin.