Phapros Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Bahan Baku Obat
PT Phapros Tbk telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi kenaikan harga bahan baku obat. Kenaikan ini dipicu oleh situasi geopolitik dan penguatan nilai dolar AS terhadap Rupiah.
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Phapros Ferdinand Troedu mengakui bahwa dampak kenaikan sudah dirasakan. Sebagian besar bahan baku Phapros masih berasal dari impor.
>>> Tim SAR Temukan Korban Terakhir Tabrakan Kapal di Kotabaru
Bahan baku impor terbagi dalam dua kategori, yaitu langsung dan tidak langsung. Keduanya mengalami kenaikan harga.
Untuk mengatasi hal tersebut, Phapros melakukan renegosiasi atau reprofiling supplier bahan baku. Renegosiasi harga dapat dilakukan melalui kontrak jangka panjang atau peningkatan volume kontrak.
Selain itu, perusahaan mencari alternatif sumber pemasok lain. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan tawar-menawar harga.
Phapros juga melakukan efisiensi dalam proses produksi. Efisiensi ini bukan berarti pengurangan produksi, melainkan menekan biaya produksi.
>>> Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Direktur Produksi PT Phapros Ida Rahmi Kurniasih menambahkan bahwa kebijakan Kementerian Kesehatan turut memberi ruang bagi industri farmasi.
Kementerian menyampaikan kenaikan harga obat 10-20 persen masih dapat diterima.
Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) juga dimaksimalkan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor. Contohnya, garam NaCl untuk produk Oralit kini sudah menggunakan bahan lokal.
Saat ini, Phapros merupakan bagian dari ekosistem industri farmasi nasional. Sebanyak 56,7 persen saham Phapros dimiliki langsung oleh Kimia Farma.
>>> Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
Sebagai anggota Kimia Farma Group, Phapros juga menjadi bagian dari holding BUMN farmasi yang dipimpin oleh Bio Farma.
Update Terbaru
Transmart Full Day Sale Minggu Ini: Diskon Rak Besi Rp 1 Jutaan
Sabtu / 20-06-2026, 22:46 WIB
PPIH: Haji asal Aceh meninggal di Tanah Suci bertambah jadi 15 orang
Sabtu / 20-06-2026, 22:44 WIB
Wapres AS: Tak Ada Bukti Iran Masih Tutup Selat Hormuz
Sabtu / 20-06-2026, 22:40 WIB
Amanah Aceh Libatkan Warga Kembangkan Melon Golden Alisha
Sabtu / 20-06-2026, 22:36 WIB
NPD Guncang Allo Bank Fest 2026, Debut di Panggung Festival
Sabtu / 20-06-2026, 22:31 WIB
Arsenal Juara Liga Inggris Setelah 22 Tahun, City Imbang
Sabtu / 20-06-2026, 22:31 WIB
Wamen ATR/BPN: Memuliakan sungai berarti memuliakan negara
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Rusia Klaim Gagalkan Serangan Drone Ukraina ke Kilang Minyak Tyumen
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Pemeliharaan Berkala di Tol Jakarta-Cikampek
Sabtu / 20-06-2026, 22:25 WIB
Ronaldinho Dikabarkan Gabung Klub Divisi Tiga Italia Ravenna FC
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Kekeringan
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
Wapres Gibran: Pembangunan di Papua Jadi Prioritas Pemerintah
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
PNM Raih Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB
Amazfit Helio Strap Pro Hadir dengan Sensor Pinggang untuk Analisis Gerakan
Sabtu / 20-06-2026, 22:24 WIB






