Amazfit resmi memperkenalkan Helio Strap Pro, sistem pemantauan latihan terbaru yang mengandalkan dua sensor sekaligus.

Perangkat ini merupakan versi peningkatan dari Helio Strap reguler yang sebelumnya sukses di pasaran.

in1

>>> Kiai Sepuh Minta Konbes NU Digelar Penuh Kebijaksanaan dan Tanggung Jawab

Helio Strap Pro terdiri dari dua komponen utama: Helio Core Motion HR dan Helio Core Motion Waist.

Sensor Motion HR dapat dipasang di pergelangan tangan atau lengan atas menggunakan mounting khusus.

Penempatan di lengan atas bertujuan menghasilkan pembacaan detak jantung yang lebih akurat saat latihan intensitas tinggi.

Sementara itu, komponen Motion Waist merupakan sensor tambahan yang dipasang di area pinggang.

Sensor ini bertugas memantau pergerakan tubuh bagian tengah, termasuk menganalisis stabilitas dan pola gerakan selama berolahraga.

Kehadiran sensor pinggang menjadi pembeda utama karena perangkat tidak hanya mengukur detak jantung, tetapi juga memberikan analisis mendalam mengenai kualitas gerakan tubuh.

>>> Pelaku Usaha Kuliner Banyumas Tingkatkan Pemahaman Keamanan Pangan

Sistem ini terintegrasi penuh dengan ekosistem wearable Amazfit.

Data latihan dari Helio Strap Pro dapat digabungkan langsung dengan smartwatch kompatibel seperti Amazfit Balance 3 dan Amazfit Balance Ultra.

Integrasi tersebut menghasilkan analisis olahraga yang lebih komprehensif, terutama untuk aktivitas fisik berbasis performa tinggi seperti format latihan HYROX.

Helio Strap Pro mendukung lebih dari 60 mode latihan berbeda dan memiliki sertifikasi ketahanan air hingga tekanan 5 ATM.

Dari segi daya, sensor HR memiliki ketahanan baterai hingga 11 hari, sedangkan sensor pinggang mampu bertahan hingga 40 hari.

Perangkat wearable terbaru ini dibanderol sekitar USD199,99 atau setara Rp3,2 jutaan.

>>> Cetak Dua Gol di Piala Dunia, Saibari: Ini Momen Terbaik Karier Saya

Amazfit menjadwalkan peluncuran resmi Helio Strap Pro pada akhir Juni 2026.