Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh melaporkan penambahan dua jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci.

Dengan demikian, total jamaah haji Aceh yang wafat di Makkah dan Madinah mencapai 15 orang.

in1

>>> Wapres AS: Tak Ada Bukti Iran Masih Tutup Selat Hormuz

Ketua PPIH Debarkasi Aceh Arijal di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan dua jamaah yang meninggal adalah M Natsir Muhammad Isa (60) dari Kloter 14 asal Pidie Jaya.

Ia wafat di RS Al Hada Armed Forces Hospital Makkah.

Pada hari yang sama, Cut Salimah (81) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie meninggal di GNP Hospital Jeddah.

Keduanya sebelumnya menjalani perawatan di Arab Saudi.

Arijal menyebutkan 13 jamaah haji Aceh lainnya yang meninggal sebelumnya, antara lain Mustafa Ismail (69) dari Kloter 4 asal Kota Banda Aceh di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan pada Jumat (19/6).

Jamaah lainnya adalah Busra Bustamam Jamil dari Kloter 9 asal Aceh Selatan di Makkah, Dedeng Trisulo dari Kloter 11 asal Lhokseumawe di Madinah pada Rabu (18/6), dan Razali Mahmud Ben dari Kloter 4 asal Langsa yang wafat di Al Haram Hospital Madinah pada Senin (15/6) karena komplikasi penyakit.

>>> Amanah Aceh Libatkan Warga Kembangkan Melon Golden Alisha

Jamaah haji Aceh yang meninggal di Makkah dimakamkan di pemakaman Syariah dan Saraya Suhada Al Haram, sedangkan yang wafat di Madinah dikebumikan di pemakaman Baqi.

Hingga saat ini, tujuh jamaah haji Aceh masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi, baik di Makkah maupun Madinah.

Arijal menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Ia berharap kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan Allah SWT.

Jamaah haji Aceh diterbangkan kembali ke Tanah Air sejak 15 hingga 30 Juni 2026.

>>> Arsenal Juara Liga Inggris Setelah 22 Tahun, City Imbang

Sejauh ini, lima kloter dengan total 1.959 jamaah telah tiba di Aceh, dan akan diikuti kelompok terbang lainnya.