Pertandingan sengit antara Tunisia dan Jepang pada lanjutan penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 akan digelar di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko.

Laga ini tercatat sebagai pertandingan resmi ke-1000 dalam sejarah Piala Dunia FIFA.

in1

>>> Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar

Tunisia datang dalam kondisi krisis setelah dibantai Swedia 1-5 pada laga perdana. Kekalahan tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Pelatih Sabri Lamouchi langsung dipecat dan digantikan oleh Herve Renard. Situasi semakin runyam dengan adanya laporan perselisihan fisik di ruang ganti pasca kekalahan.

Sebaliknya, Jepang tampil impresif dengan menahan imbang Belanda 2-2. Daichi Kamada menjadi pahlawan lewat gol penyelamat di menit ke-89.

Saat ini Swedia memimpin Grup F dengan 3 poin, disusul Belanda dan Jepang dengan 1 poin, sementara Tunisia tanpa poin.

Krisis Internal Tunisia Jadi Peluang Jepang

Jepang unggul jauh dari segi peringkat FIFA, yaitu peringkat 18 berbanding 40 milik Tunisia.

Rekor head-to-head juga menunjukkan dominasi Samurai Biru dengan 5 kemenangan dari 6 pertemuan terakhir.

>>> Syarat dan Cara Scaling Gigi Pakai BPJS Kesehatan

Mayoritas pemain Jepang berkarier di klub top Eropa, seperti Zion Suzuki, Wataru Endo, Kaoru Mitoma, dan Takumi Minamino.

Mereka diperkirakan akan menerapkan formasi 3-4-2-1.

Tunisia di bawah asuhan Renard kemungkinan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Camak, Valeri, Rekik, Talbi, Ali Abdi, dan Cawot.

Namun, kurangnya kesepahaman taktik menjadi kelemahan besar.

Jepang disarankan untuk langsung menekan sejak awal guna mengeksploitasi transisi taktik Tunisia yang belum padu. Mental pemain Tunisia yang rendah rentan membuat kesalahan fatal.

Kemenangan akan menjadi batu loncatan bagi Jepang untuk keluar sebagai juara Grup F. Sementara bagi Tunisia, kekalahan berarti mereka harus pulang lebih awal.

>>> Band Reruntuh Harap Venue Musik Makin Banyak di HUT ke-499 Jakarta

Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran resmi TVRI pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 11.00 WIB.