Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, mulai menunjukkan tren stabil setelah rangkaian Hari Suci Galungan.

Pantauan di Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar pada Sabtu menunjukkan harga cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, dan daging ayam relatif stabil dibandingkan saat menjelang Galungan.

in1

>>> Gibran Beri Hadiah Sepeda dan Alat Musik untuk Peserta Pesparawi

Meski masih ada fluktuasi pada beberapa jenis sayuran, pergerakannya dinilai tidak signifikan dan pasokan dari distributor tetap lancar.

Made Sulastri, pedagang kebutuhan pokok di Pasar Banyuasri, mengatakan harga cabai rawit yang sempat naik kini turun mendekati Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Menurutnya, permintaan masyarakat sudah berkurang sehingga harga di tingkat pedagang lebih terkendali.

"Menjelang Galungan kemarin permintaan sangat tinggi sehingga harga beberapa komoditas naik. Sekarang sudah mulai normal, pasokan juga lancar sehingga harga lebih stabil," ujarnya.

Ia menambahkan, harga bawang merah dan bawang putih juga mulai turun di kisaran Rp40 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram menjelang Galungan.

Pedagang telur dan sembako di Pasar Banyuasri, I Ketut Suarda, menjelaskan harga telur ayam yang sempat naik kini berangsur stabil di kisaran Rp50 ribu untuk satu kerat isi 30 butir.

Menurutnya, kondisi itu memberikan kepastian bagi pedagang maupun konsumen dalam bertransaksi.

>>> Brasil Siapkan Neymar Hadapi Skotlandia di Piala Dunia 2026

Di Pasar Anyar Singaraja, aktivitas jual beli berlangsung lebih tenang.

Pedagang sayuran Ni Luh Erni mengatakan harga kangkung, bayam, sawi, dan kacang panjang cenderung stabil karena pasokan dari petani lokal kembali normal.

"Biasanya setelah hari raya permintaan turun, sehingga harga lebih terkendali. Saat ini pasokan dari petani cukup banyak dan distribusi lancar," katanya.

Pedagang daging ayam di Pasar Anyar, Komang Budi, menjelaskan harga ayam potong yang sempat naik kini turun di kisaran Rp40 ribu per kilogram, sementara bagian dada sedikit lebih mahal sekitar Rp45 ribu per kilogram.

Ia menyebut kondisi itu menjadi kabar baik bagi konsumen yang kembali berbelanja kebutuhan sehari-hari setelah pengeluaran meningkat selama hari raya.

Menurut para pedagang, stabilitas harga didukung ketersediaan stok yang mencukupi dari distributor dan petani lokal.

>>> Aroma Parfum Pilihan Ungkap Rahasia Karakter dan Kepribadian Anda

Cuaca yang relatif baik dalam beberapa pekan terakhir juga membantu kelancaran distribusi bahan pangan ke pasar tradisional di Buleleng.