BP MPR Kaji Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Indonesia
Sejumlah temuan dari hasil penelitian mengemuka dalam diskusi tersebut.
Dr. Kadek Dwita Apriani memaparkan hasil penelitian evaluasi Pilkada Bali 2024 yang dilakukan Universitas Udayana bersama KPU Provinsi Bali.
>>> Kejaksaan Agung Tetapkan Ketua Yayasan IFSR Tersangka Korupsi Makan Gratis
Dari hasil penelitian itu, dijelaskan secara prosedural demokrasi Indonesia berjalan cukup baik. Tingkat partisipasi pemilih relatif tinggi dan penyelenggaraan pemilu berlangsung secara reguler.
Namun, dari sisi substansi demokrasi masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Sementara itu, Prof. I Dewa Gede Palguna menilai Indonesia telah memiliki fondasi konstitusional yang cukup memadai.
Tantangan terbesar saat ini adalah memastikan berbagai amanat konstitusi dapat diwujudkan secara konsisten dalam praktik penyelenggaraan negara.
Palguna menyoroti belum optimalnya demokratisasi internal partai politik. Padahal, partai politik merupakan pintu utama rekrutmen kepemimpinan nasional dan jabatan-jabatan publik dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Di sisi lain, I Ketut Putra Erawan menyoroti pentingnya memaknai kembali konsep kedaulatan rakyat dalam konteks demokrasi kontemporer.
Menurutnya, reformasi telah menghasilkan berbagai kemajuan kelembagaan, namun juga menghadirkan tantangan baru berupa semakin kompleksnya hubungan antara institusi politik dan masyarakat.
Berbagai pandangan dalam FGD juga menyoroti isu-isu lain seperti penguatan fungsi pengawasan parlemen, demokratisasi partai politik, efektivitas mekanisme checks and balances, pendidikan politik masyarakat, serta tantangan demokrasi di era digital dan kecerdasan buatan (AI).
Yasonna menegaskan bahwa seluruh pandangan yang berkembang dalam forum akan dirangkum dan disampaikan kepada pimpinan MPR RI.
Hal ini sebagai bagian dari kontribusi akademik dan kelembagaan dalam memperkuat kehidupan demokrasi Indonesia.
>>> Amerika Serikat Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Australia
"Tujuan akhirnya adalah memastikan demokrasi Indonesia tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kedaulatan rakyat sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa," ujar Yasonna.
Update Terbaru
SIG Raih Tiga Penghargaan HR Excellence 2026 Berkat Transformasi SDM
Sabtu / 20-06-2026, 10:31 WIB
Rupiah Melemah, Bengkel Motor di Bekasi Sepi Pengunjung
Sabtu / 20-06-2026, 10:30 WIB
OPPO A6c Resmi Meluncur di Indonesia dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh
Sabtu / 20-06-2026, 10:30 WIB
Faza Meonk: Pameran Art Toy Buka Peluang Besar bagi Kreator Lokal
Sabtu / 20-06-2026, 10:28 WIB
Veda Ega Amankan Tiket Q2 Moto3 Ceko Usai O'Shea Didiskualifikasi
Sabtu / 20-06-2026, 10:25 WIB
Wamendikdasmen Tinjau Kelas Persiapan OSN Matematika di SD Lamongan
Sabtu / 20-06-2026, 10:25 WIB
Maroko Kalahkan Skotlandia 1-0 Berkat Gol Cepat Ismael Saibari
Sabtu / 20-06-2026, 10:25 WIB
Kementerian ESDM Siap Luncurkan Biosolar B50 Mulai 1 Juli 2026
Sabtu / 20-06-2026, 10:24 WIB
Gibran Buka PENAS XVII, Tegaskan RI Harus Kemandirian Pangan
Sabtu / 20-06-2026, 10:20 WIB
Pasangan AS Menangkan Hak Asuh Permanen Bayi IVF yang Tertukar Ras
Sabtu / 20-06-2026, 10:20 WIB
Brasil Hajar Haiti Tiga Gol Tanpa Balas di Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 10:20 WIB
IHSG Melesat 4,95 Persen dalam Sepekan di Tengah Tekanan Sentimen MSCI
Sabtu / 20-06-2026, 10:20 WIB
Suzuki Burgman 15 Meluncur, Siap Tantang Yamaha NMAX dan Honda PCX
Sabtu / 20-06-2026, 10:16 WIB
Turki vs Paraguay: Arda Guler dan Kenan Yildiz Jadi Starter
Sabtu / 20-06-2026, 10:15 WIB






