Timnas Maroko sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Skotlandia dalam laga lanjutan Grup C Piala Dunia 2026 yang digelar di Boston Stadium.

Gol tunggal kemenangan Singa Atlas dicetak oleh Ismael Saibari melalui serangan kilat saat pertandingan baru berjalan 70 detik.

in1

>>> Kementerian ESDM Siap Luncurkan Biosolar B50 Mulai 1 Juli 2026

Hasil positif ini membuat Maroko mengumpulkan enam poin dan membuka peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar.

Gol cepat Saibari tercatat sebagai gol kemenangan paling kilat dalam sejarah putaran final Piala Dunia yang berakhir dengan skor 1-0.

Proses Gol dan Rekor Baru

Proses terciptanya gol bermula dari umpan terobosan akurat Brahim Diaz yang membebaskan Saibari dari jebakan offside.

Saibari kemudian melepaskan tendangan keras ke pojok kiri atas gawang Angus Gunn yang tak mampu dijangkau.

Torehan ini membawa Saibari mencatatkan rekor sebagai pemain Maroko pertama yang mencetak gol dalam dua laga Piala Dunia berturut-turut.

Ia juga menjadi pemain Afrika kedua setelah Mohamed Salah yang sukses membukukan gol pada dua penampilan perdana secara beruntun di Piala Dunia.

Dominasi Maroko tercermin dari catatan 601 operan sukses selama laga, tertinggi bagi tim Afrika dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

Kemenangan ini menjadi yang keenam bagi Maroko sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final, menyamai Ghana dan Nigeria sebagai negara Afrika dengan kemenangan terbanyak.

>>> Gibran Buka PENAS XVII, Tegaskan RI Harus Kemandirian Pangan

Brahim Diaz terus menunjukkan peran vital sebagai motor serangan dengan mengoleksi dua assist sepanjang turnamen.

Ia menjadi pemain Maroko kedua setelah Tahar El-Khalej yang mampu menorehkan lebih dari satu assist di putaran final Piala Dunia.