Jaguar Land Rover (JLR) tengah mempertimbangkan untuk memproduksi Defender generasi baru di Amerika Serikat dengan menggunakan platform dari Stellantis.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi JLR untuk memperbesar pangsa pasar di Amerika Utara, yang sudah menjadi pasar terbesarnya.

in1

>>> Illinois Hapus Tes Mengemudi untuk Pengemudi Usia 79-86 Tahun per 1 Juli

CEO JLR, PB Balaji, dalam presentasi investor baru-baru ini menyatakan bahwa Amerika Utara memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

Ia menargetkan bisnis JLR di AS bisa menyamai skala bisnis global perusahaan saat ini.

Kolaborasi dengan Stellantis

Pada bulan Mei, JLR dan Stellantis menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki peluang kerja sama.

Fokus utama kemitraan ini adalah memperluas merek Defender dengan model yang ditargetkan untuk pelanggan Amerika Utara.

>>> Penerus GT40 Ini Tinggalkan Ford, Pakai Basis Audi R8

Salah satu opsi yang mungkin adalah membuat versi khusus Defender untuk AS, atau membangun model baru sepenuhnya di atas platform Stellantis yang sudah ada.

Spekulasi menyebutkan model tersebut bisa berupa SUV dan pikap, kemungkinan berbagi basis dengan Jeep.

Produksi lokal di AS akan membantu JLR menghindari tarif impor sebesar 15% yang saat ini dikenakan pada Defender yang diimpor dari Slovakia.

>>> Toyota dan Nissan Peringatkan Pembeli Jepang Soal Cacat Cat Mobil Buatan AS

Stellantis memiliki basis manufaktur yang luas di AS, sehingga memudahkan JLR untuk memulai produksi tanpa investasi besar.