Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mencatat sebanyak 2.319 unit rumah rusak akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut.

Kepala BPBD Sigi Henri Kusuma mengungkapkan, dari total rumah rusak, 1.966 unit mengalami rusak ringan, 219 unit rusak sedang, dan 134 unit rusak berat.

in1

>>> Coway Luncurkan Slim Stand, Pemurni Air dengan Teknologi Reverse Osmosis

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27 WIB. Wilayah terdampak meliputi Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu.

Bencana ini mengakibatkan 8.586 jiwa terdampak, terdiri dari 2.762 kepala keluarga. Tercatat 3 warga meninggal dunia, 17 orang luka berat, dan 108 orang luka ringan.

Sebaran Wilayah Terdampak

Wilayah terdampak tersebar di 42 desa yang berada di sembilan kecamatan, yaitu Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava, Lindu, Dolo, Sigi Biromaru, Dolo Selatan, dan Gumbasa.

>>> Wabup Kolut Temui Mensos Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Desa dengan kerusakan paling parah antara lain Uneni, Tongoa, Kamarora A, Kamarora B, dan Sintuwu.

Selain rumah, gempa juga merusak fasilitas umum seperti kantor pemerintahan, 16 masjid, 63 gereja, 37 sekolah, dan lima puskesmas.

>>> OJK Perluas Izin Usaha PT Gadai Sakti Jakarta ke Tingkat Nasional

Henri Kusuma menambahkan, data kerusakan terus diperbarui setiap hari dan dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Sigi.