Sebanyak 42 anggota keluarga besar Bani Sawijaya asal Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, berhasil menunaikan ibadah haji secara bersamaan pada musim haji 2026 di Madinah.

Keberangkatan rombongan yang tergabung dalam Kloter 71 Embarkasi SOC ini terjadi tanpa direncanakan sebelumnya.

in1

>>> Iklan Kopi Giorgio Antonio Viral, Diduga Syuting di Rumah Ruben Onsu

Masing-masing anggota keluarga mendaftarkan diri secara mandiri sejak rentang waktu 2012 hingga 2013 tanpa saling berkoordinasi.

Fenomena ini baru disadari setelah adanya pemanggilan resmi dan pelaksanaan manasik haji oleh pihak penyelenggara.

"Awalnya kami juga heran. Setelah ada pemanggilan dan manasik haji, ternyata banyak sekali keluarga yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun ini.

Padahal waktu mendaftarnya tidak bersama-sama," ujar Subianto, salah satu jemaah.

Keputusan untuk tidak saling memberi tahu mengenai pendaftaran haji ini didasari oleh keinginan menjaga niat tulus.

"Kami takut dikira sombong atau riya, jadi tidak ada yang tahu kalau daftar haji," kata Sueny, anggota keluarga lainnya.

Seluruh anggota keluarga besar ini memiliki latar belakang profesi yang seragam sebagai petani yang mengandalkan hasil bumi dari kawasan dataran tinggi Dieng.

>>> Tes Darah Baru Mampu Deteksi Ribuan Kondisi Genetik Janin

"Semuanya petani. Tidak ada yang profesinya di luar pertanian.

Mayoritas petani kentang dan sayuran," kata Subianto.

Total warga Desa Karangtengah yang berangkat haji pada tahun ini mencapai 53 orang, tersebar di hampir seluruh RT.

"Dari 10 RT yang ada di kampung kami, hampir setiap RT ada yang naik haji tahun ini, hanya satu RT yang tidak ada," jelas Subianto.

Selama di tanah suci, para petani ini menghadapi tantangan fisik berupa perbedaan suhu ekstrem dari tempat asal yang bisa mencapai minus 1 hingga minus 2 derajat Celsius.

Di Makkah, suhu udara berkisar antara 40 hingga 47 derajat Celsius, terutama saat harus berjalan kaki di area terbuka menuju Masjidil Haram.

>>> Marc Cucurella Resmi Pindah ke Real Madrid dari Chelsea

"Alhamdulillah tidak ada jemaah kami yang mengalami gangguan berarti akibat cuaca. Kami menjaga kesehatan, menggunakan payung, dan memakai sunblock," pungkas Subianto.