Tes Darah Baru Mampu Deteksi Ribuan Kondisi Genetik Janin
Para peneliti mengklaim telah menemukan metode tes darah yang mampu mendeteksi ribuan kondisi genetik pada janin secara aman.
Metode ini berpotensi menjadi alternatif baru untuk menggantikan pemeriksaan invasif seperti amniosentesis.
>>> Marc Cucurella Resmi Pindah ke Real Madrid dari Chelsea
Teknik baru tersebut dikenal dengan istilah sekuensing janin non-invasif atau Non-Invasive Fetal Sequencing (NIFS). Teknologi ini dipaparkan dalam konferensi European Society for Human Genetics di Gothenburg.
Ilmuwan komputasi senior di Broad Institute of MIT dan Harvard University, Dr. Christopher Whelan, menyatakan bahwa metode ini menawarkan akurasi tinggi sebagai alat skrining.
"Tes ini mampu mendeteksi ribuan kondisi genetik serius, termasuk sebagian besar kondisi yang muncul pada panel sekuensing bayi baru lahir dan anomali janin utama, seperti panel anomali janin Genomics England yang terdiri dari lebih dari 2.500 gen," kata Dr Whelan.
Teknologi NIFS terbukti dapat mengidentifikasi kelainan genetik langka. Beberapa di antaranya meliputi sindrom Noonan, sindrom CHARGE, sindrom Stickler, akondroplasia, hingga fibrosis kistik.
Uji validasi dilakukan terhadap 565 kehamilan dengan rata-rata usia 17 minggu. Tim peneliti membandingkan hasil NIFS dengan prosedur konvensional seperti amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS).
Data riset membuktikan NIFS berhasil mendeteksi sekitar 95 hingga 99 persen varian genetik yang ditemukan lewat metode invasif.
Akurasi untuk varian yang relevan secara klinis mencapai lebih dari 97 persen.
"Contoh kondisi yang kami deteksi dalam studi validasi kami meliputi sindrom Noonan, sindrom Charge, sindrom Stickler, akondroplasia, dan puluhan gangguan genetik langka lainnya, termasuk banyak di antaranya yang diagnosis dininya dapat mengubah kehamilan, persalinan, atau perawatan bayi baru lahir," tutur Dr Whelan.
Update Terbaru
PPKGBK Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Telanjur Reservasi Gagal Check In
Jumat / 19-06-2026, 16:57 WIB
Penerimaan Pajak Neto Tembus Rp940,31 Triliun hingga 16 Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 16:56 WIB
Psikolog Ungkap 5 Kebiasaan Orang Bahagia untuk Tingkatkan Kepuasan Hidup
Jumat / 19-06-2026, 16:56 WIB
5 Makanan Alami Pengganti Suplemen untuk Tubuh
Jumat / 19-06-2026, 16:56 WIB
Ghana Tekuk Panama 1-0 Lewat Gol Caleb Yirenkyi di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 16:56 WIB
Promotor Tambah Hari Konser BTS Arirang di Jakarta Jadi Tiga Hari
Jumat / 19-06-2026, 16:56 WIB
KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar Terkait Pemerasan WNA
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
PLN EPI Rampungkan Penyambungan Pipa Gas Ruas WNTS-Pemping
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
Ekonom: Defisit di Bawah 3 Persen Modal Penting Jaga Persepsi Pasar
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
AHY Prioritaskan Renovasi Sekolah di Daerah 3T dan Perbatasan
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
Pemkot Bandung Koordinasi dengan Pemprov Jabar Perbaiki Jalan Pasteur
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
MSCI Segera Umumkan Status Pasar Negara Berkembang Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 16:55 WIB
Panselnas Hapus Penalti Rp 100 Juta dalam Seleksi KDKMP dan KNMP
Jumat / 19-06-2026, 16:54 WIB
Google Luncurkan Home Speaker dengan AI Gemini, Kembali ke Pasar Speaker Pintar
Jumat / 19-06-2026, 16:53 WIB






