Tubuh wanita mengalami banyak perubahan selama kehamilan, termasuk pada area pinggul. Salah satu fenomena yang sering disorot adalah munculnya lekukan di sisi pinggul yang dikenal sebagai hip dips.

Kondisi ini dialami oleh aktris Amanda Manopo saat mengandung anak pertamanya. Perubahan bentuk pinggul istri Kenny Austin tersebut sempat menarik perhatian publik.

>>> IHSG Anjlok ke Level 6172, Saham Big Caps dan Suku Bunga Jadi Biang Kerok

Hip dips atau violin hips merupakan lekukan alami di antara tulang panggul dan tulang paha.

Bentuk anatomi ini menyerupai lekukan pada alat musik biola dan lebih sering terlihat pada wanita.

Melansir Cleveland Clinic, kondisi ini bukan kelainan medis atau cacat tubuh. Lekukan tersebut muncul karena kombinasi struktur tulang panggul, posisi otot, dan distribusi lemak di sekitar pinggul.

Ahli fisiologi olahraga Katie Lawton, MEd, menjelaskan bahwa hip dips adalah variasi bentuk tubuh yang normal. "Hip dips bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa lekukan ini lebih berkaitan dengan posisi tulang paha di dalam sendi, sehingga tidak memerlukan tindakan medis.

Lekukan pinggul sebenarnya sudah ada sebelum kehamilan, namun bisa menjadi lebih menonjol karena faktor fisik dan hormonal.

>>> Polisi Selidiki Video Asusila Penonton di Bianglala Download Festival

Berdasarkan data NIH, tubuh wanita hamil menyimpan lebih banyak lemak di area pinggul dan paha untuk mendukung pertumbuhan janin.

Pergeseran pusat gravitasi ke depan juga mengubah postur dan cara berjalan, sehingga memengaruhi kontur pinggul.

Penurunan aktivitas fisik selama hamil dapat mengurangi massa otot bokong dan pinggul, membuat lekukan tampak lebih jelas.

Kondisi ini bersifat adaptif dan tidak memengaruhi fungsi panggul maupun proses persalinan.

Cara Menyiasati dan Menjaga Kekuatan Pinggul

Karena dipengaruhi struktur tulang bawaan, hip dips tidak dapat dihilangkan secara permanen. Para ahli menyarankan ibu hamil fokus menjaga kekuatan dan stabilitas otot pinggul.

Aktivitas fisik ringan yang aman setelah konsultasi dokter meliputi jalan kaki rutin dan side leg raise untuk melatih otot pinggul bagian luar.

>>> Transaksi QRIS Wisatawan Asing di Indonesia Tembus Rp 4,3 Triliun

Olahraga lain yang disarankan adalah glute bridge yang dimodifikasi serta prenatal yoga untuk memperbaiki postur. Ibu hamil juga diimbau menjaga kenaikan berat badan dalam batas rekomendasi medis.