Kesepakatan Damai AS-Iran Berpotensi Longgarkan APBN Meski Belanja Subsidi Tetap Tinggi
Tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai akan memberikan ruang bernapas bagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Dampak positif ini muncul seiring dengan prospek penurunan harga minyak dunia.
>>> BI Rate Naik 5,75 Persen di Tengah Pelemahan Rupiah ke Rp17.866 per Dolar AS
Meski demikian, kalangan ekonom memprakirakan situasi tersebut tidak akan otomatis meringankan beban belanja subsidi energi secara instan. Ruang fiskal pemerintah diprediksi tidak langsung melonggar begitu saja.
Kesepakatan AS-Iran yang dimediasi oleh Pakistan dan beberapa negara diharapkan bisa mulai meredam tekanan harga minyak global.
Bagi APBN, penurunan ini berpengaruh langsung pada kebutuhan belanja subsidi dan kompensasi energi.
Namun, catatan menunjukkan bahwa keseluruhan belanja subsidi dan kompensasi hingga akhir Mei 2026 telah menembus Rp203,7 triliun.
Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 208,2% secara tahunan (yoy).
Beban belanja subsidi energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM), menjadi pendorong utama kenaikan ini.
Penyaluran BBM telah mencapai 6,3 juta kiloliter atau tumbuh 8,6% (yoy) sampai akhir bulan lalu.
Lonjakan konsumsi sejalan dengan harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP) yang mengalami deviasi dari target US$70 per barel.
Secara rata-rata hingga akhir Mei (ytd), ICP melonjak ke posisi US$91,9 per barel.
ICP merupakan asumsi dasar ekonomi makro yang paling sensitif terhadap pergerakan APBN.
Setiap kenaikan ICP sebesar US$1 per barel mewajibkan pemerintah menambah belanja Rp10,3 triliun dan memicu pelebaran defisit Rp6,8 triliun.
Kondisi APBN juga dipengaruhi oleh asumsi kurs karena Indonesia merupakan negara pengimpor bersih minyak (net oil importer).
Pelemahan rupiah yang sempat menyentuh Rp18.100 per dolar AS turut meningkatkan biaya impor energi.
Update Terbaru
BRI Finance Pertahankan Biaya Pencadangan, Tak Ikuti Tren Industri
Minggu / 21-06-2026, 15:28 WIB
Pemkab Bandung Siapkan Raperda untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Minggu / 21-06-2026, 15:26 WIB
Pecco Menang Sprint Race MotoGP Ceko tapi Masih Belum Nyaman dengan Motor
Minggu / 21-06-2026, 15:24 WIB
Komdis PSSI Denda Persija, Persib, dan Persebaya Ratusan Juta
Minggu / 21-06-2026, 15:24 WIB
Persija dan Persib Kena Denda Ratusan Juta Akibat Ulah Suporter
Minggu / 21-06-2026, 15:21 WIB
Aprilia Tak Ajukan Banding, Bezzecchi Dipastikan Absen di MotoGP Ceko
Minggu / 21-06-2026, 15:21 WIB
Pratinjau Selandia Baru vs Mesir: Dua Tim Cari Kemenangan Perdana
Minggu / 21-06-2026, 15:20 WIB
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Ekonom CELIOS: Efisiensi Anggaran Tebang Pilih, Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
PT Esa Medika Mandiri Siap IPO, Target Dana Rp269 Miliar untuk Ekspansi
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Samsung Resmi Rilis One UI 8.5, Ini Daftar Galaxy S, A, Z Fold, dan Tab yang Kebagian Pembaruan
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
3 Rekomendasi Sepatu Lari Brodo untuk Pemula hingga Profesional
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
Dokter Spesialis Kulit Sarankan Cuci Bra Rutin demi Jaga Kesehatan Kulit
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
6 Negara Ini Pernah Jadi Bagian Indonesia, Begini Nasibnya Kini
Minggu / 21-06-2026, 15:11 WIB






