Harga minyak mentah Brent kembali menembus level 80 dolar AS per barel pada Jumat, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah pembatalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran serta serangan baru Israel di Lebanon.

Minyak mentah Brent diperdagangkan di sekitar 80,11 dolar AS per barel pada pukul 07.00 GMT. Sementara itu, kondisi pelayaran di Selat Hormuz menunjukkan perbaikan.

in1

>>> BPBD Catat 2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa Bumi di Sigi, Sulteng

Kenaikan harga terjadi setelah Swiss mengumumkan bahwa perundingan yang direncanakan antara AS dan Iran tidak akan berlangsung sesuai jadwal.

Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan diskusi di Burgenstock dibatalkan setelah Gedung Putih mengumumkan Wakil Presiden AS JD Vance tidak akan berangkat ke Swiss karena rincian logistik untuk pembicaraan teknis dengan Iran belum terselesaikan.

Pembatalan ini memicu kekhawatiran tentang kelanjutan proses diplomasi setelah perjanjian damai sementara AS-Iran yang sebelumnya mengakhiri konflik dan menyebabkan gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.

Secara terpisah, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan serangan bom dan artileri Israel di Kota Nabatieh dan sekitarnya menewaskan sedikitnya 24 orang serta melukai beberapa lainnya pada Jumat dini hari.

Meskipun risiko geopolitik kembali meningkat, investor fokus pada tanda-tanda normalisasi arus energi melalui Selat Hormuz.

>>> Coway Luncurkan Slim Stand, Pemurni Air dengan Teknologi Reverse Osmosis

Komando Pusat Amerika Serikat mengumumkan pencabutan pembatasan lalu lintas menuju dan dari pelabuhan serta perairan pesisir Iran.

Pusat Informasi Maritim Gabungan menyarankan kapal yang melintasi selat untuk mengambil jalur lebih dekat ke garis pantai Oman guna mengurangi risiko ranjau laut.

Kapal tanker yang mengangkut minyak mentah yang sebelumnya tertahan mulai keluar dari jalur perairan tersebut pada Kamis, sementara Kuwait menyatakan akan mulai meningkatkan produksi minyaknya.

Prospek pengiriman yang membaik membatasi kenaikan harga minyak.

>>> Wabup Kolut Temui Mensos Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat

Harga hampir menghapus semua kenaikan sejak konflik Timur Tengah dimulai pada akhir Februari dan tetap berada di jalur penurunan mingguan yang tajam.