PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mempertahankan posisi kedua sebagai merek mobil terlaris di Indonesia. Hal ini seiring pertumbuhan positif pasar otomotif nasional pada pertengahan tahun 2026.

Berdasarkan laporan penjualan retail yang dilansir dari Detik Oto pada Minggu (21/6/2026), merek asal Jepang ini membukukan penjualan sebanyak 12.531 unit pada Mei 2026.

in1

>>> Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Dimulai dari Depok

Capaian tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 25 persen jika dibandingkan dengan periode Mei 2025.

Pertumbuhan ini secara otomatis mengatrol pangsa pasar atau market share Daihatsu di Indonesia menjadi 17,4 persen.

Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani, menyatakan bahwa kondisi pasar tahun ini membaik dibanding tahun lalu.

"Jadi kondisinya kalau secara market, dibandingkan tahun lalu membaik ya. Angkanya itu meningkat 9-10%.

Jadi sebenarnya secara market itu meningkat, baik wholesales maupun retail, meningkat dua-duanya. Artinya ada indikasi dong, ada pertumbuhan positif," ujar Sri Agung Handayani.

Produksi Pabrik Juga Meningkat

Peningkatan performa Daihatsu tidak hanya terjadi pada sektor hilir penjualan, tetapi juga pada sektor hulu produksi pabrik.

>>> Zoe Abbas Jackson dan Rizky Nazar Bintangi Sebening Cinta, Drama Anak yang Dihadirkan SCTV tentang Utang dan Perpisahan Keluarga

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Daihatsu Indonesia telah memproduksi sebanyak 169.000 unit mobil, naik 11 persen dari periode yang sama tahun lalu yang mencatat angka 152.400 unit.

Menurut Sri Agung, volume penjualan di kelas LCGC tidak menurun bagi Toyota dan Daihatsu. "Karena mungkin, kita kalau di Daihatsu ada di luar kota ya (segmen konsumennya)," sambungnya.

Faktor pendorong kenaikan ini dipengaruhi oleh aktivitas kelompok pembeli mobil kedua, baik untuk kendaraan tambahan, pengganti, maupun pemesanan berulang.

Sektor armada atau fleet juga mengalami kenaikan kontribusi total penjualan dari 15 persen menjadi 19 persen.

"Nah repeat order itu ada dua, yang fleet itu bisa juga kita saat ini dibantu oleh fleet gitu ya.

Jadi fleet-nya saat ini juga membantu untuk proses replacement dan lain-lain. Kontribusinya mungkin, 65% masih first car buyer, 35%-nya second buyer.

>>> Nicky Butt Sarankan Manchester United Rekrut Crysencio Summerville

Kalau fleet kurang lebih secara total penjualan, hasilnya meningkat, tadinya 15%, sekarang 19%," bilang Sri Agung.