Access by KAI Jadi Ekosistem Digital Perjalanan, Masukan Pelanggan Dorong Perbaikan Layanan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat Access by KAI sebagai ekosistem digital perjalanan. Aplikasi ini dikembangkan berdasarkan masukan dan kebiasaan pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Access by KAI menjadi kanal penting dalam transformasi layanan.
>>> Johan Manzambi Cetak Dua Gol dan Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026
Setiap ulasan, aduan, dan saran pelanggan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan fitur.
“Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah.
Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket praktis dikelola, informasi jelas, serta layanan pendukung dalam satu aplikasi,” ujar Anne.
Pertumbuhan Pengguna Access by KAI
Sepanjang Januari–Mei 2026, Access by KAI mencatat 2.575.947 register baru.
Angka ini tumbuh 3,68 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 2.484.577 register.
Kumulatif total user Access by KAI mencapai 29.870.864 user hingga Mei 2026.
Dari jumlah tersebut, 4.817.467 user merupakan member premium atau 16,13 persen dari total user.
KAI juga mencatat 8.924.134 active user per 31 Mei 2026, yaitu pengguna yang aktif dalam 30 hari terakhir.
Sementara itu, kumulatif download Access by KAI telah mencapai 39.503.376 download.
Secara bulanan, register pada Januari 2026 tercatat 493.902 user, naik 6,80 persen dibanding Januari 2025. Pada Februari 2026, register tercatat 462.333 user, relatif stabil.
Maret 2026 mencatat 602.826 user, tumbuh 37,31 persen dibanding Maret 2025.
Pada April 2026, register mencapai 506.051 user, dan Mei 2026 mencatat 510.835 user. Mei 2026 menyumbang sekitar 19,83 persen dari total register Januari–Mei 2026.
Dominasi Access by KAI dalam Penjualan Tiket
Sepanjang 2025, Access by KAI mencatat 29.703.422 transaksi penjualan tiket KA Utama dan KA Lokal.
Update Terbaru
Antam Turunkan Harga Emas Batangan Jadi Rp2.673.000 per Gram
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
Subsidi Energi APBN 2026 Berisiko Melonjak Rp50-75 Triliun
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
Guru Besar IPB University Ungkap Alasan Nyamuk Suka Golongan Darah O
Jumat / 19-06-2026, 12:36 WIB
AC Milan Resmi Aktifkan Kontra-Opsi, Francesco Camarda Kembali ke San Siro
Jumat / 19-06-2026, 12:34 WIB
Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026 Soroti Pentingnya Hidrasi Pemain
Jumat / 19-06-2026, 12:34 WIB
Ducati vs Aprilia: Persaingan Memanas Jelang MotoGP Ceko 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:34 WIB
BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75%, Perbankan Bersiap Hadapi Likuiditas Ketat
Jumat / 19-06-2026, 12:33 WIB
Fitur Instagram yang Kirim Notifikasi Saat Screenshot DM
Jumat / 19-06-2026, 12:33 WIB
Misteri Terpecahkan: Burung Perkici Muka Biru Ditemukan Kembali
Jumat / 19-06-2026, 12:33 WIB
Akasha Wira Bangun Pabrik Gummy Rp46,2 Miliar, Target Operasi Kuartal III-2026
Jumat / 19-06-2026, 12:32 WIB
AdHoc Studio Rilis DLC HR Violation untuk Atasi Sensor Dispatch di Nintendo Switch
Jumat / 19-06-2026, 12:32 WIB
Cara Menghitung Premi Asuransi Kesehatan Non-BPJS Berdasarkan Risiko
Jumat / 19-06-2026, 12:32 WIB
Pemerintah Renovasi 127 Madrasah di Jawa Barat, Menko AHY Tinjau Progres
Jumat / 19-06-2026, 12:32 WIB
Pemprov DKI Sederhanakan Perizinan Produksi Film Lewat Layanan One Stop
Jumat / 19-06-2026, 12:32 WIB






