Elnusa Terlibat dalam Proyek Seismik Laut Dalam Kandawulo di Selat Makassar
PT Elnusa Tbk kembali menunjukkan kapabilitasnya di industri energi nasional melalui keterlibatan dalam Proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar.
Perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina ini berperan strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional.
>>> PBB: Hampir 50.000 Warga Kembali ke Lebanon Selatan
Proyek Kandawulo merupakan survei seismik laut dalam dengan tingkat kompleksitas tinggi. Area survei mencakup sekitar 2.500 kilometer persegi dengan kedalaman laut 900 hingga 2.000 meter.
Elnusa mengimplementasikan teknologi akuisisi data seismik broadband menggunakan metode Marine Streamer. Metode ini menghasilkan pencitraan bawah permukaan dengan resolusi lebih tinggi dan rentang frekuensi lebih luas.
Teknologi tersebut didukung sistem navigasi, positioning, dan quality control terintegrasi. Sistem ini memungkinkan pemantauan kualitas data secara real-time untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional.
Konfigurasi slanted tow juga diterapkan untuk memperoleh data dengan signal-to-noise ratio yang lebih baik. Hasilnya, gambaran geologi bawah permukaan menjadi lebih jelas dan akurat, mengurangi ketidakpastian eksplorasi.
>>> Swiss Hancurkan Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026
Kolaborasi dengan COSL Indo
Pelaksanaan proyek seismik laut dalam ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT COSL Indo. COSL Indo bertindak sebagai penyedia kapal dan peralatan seismik pendukung.
Dalam kolaborasi tersebut, Elnusa memegang peranan pada pengelolaan perizinan dan pengkondisian wilayah.
Elnusa juga bertanggung jawab atas dukungan operasional akuisisi data untuk menghadirkan solusi terintegrasi yang efisien bagi pelanggan.
“Melalui pemanfaatan teknologi seismik broadband dan kapabilitas operasional offshore yang semakin kuat, Elnusa tidak hanya menghadirkan data berkualitas tinggi, tetapi juga turut berkontribusi membuka peluang penemuan cadangan migas baru,” ujar perwakilan Elnusa, Andri.
>>> UMY Pertahankan Peringkat 13 Global Bidang Ilmu Politik Versi ScholarGPS
Proyek Kandawulo menunjukkan bagaimana teknologi dan inovasi dapat menjadi enabler utama dalam mendukung target peningkatan produksi migas nasional.
Update Terbaru
Alphonso Davies Kembali Perkuat Kanada Hadapi Qatar di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:28 WIB
Harga iPhone 15 Turun Hingga Rp2,5 Juta di iBox per Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.794 Per Dolar AS di Tengah Kenaikan BI Rate
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Dongkrak Perekonomian Daerah Yogyakarta
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo pada Babak Pertama Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:26 WIB
Estimasi Biaya Tol dan BBM Hyundai Stargazer Rute Jakarta-Yogyakarta
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Bahlil Buka Peluang Revisi Harga Batu Bara DMO untuk PLN
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Inaplas Keluhkan Gangguan Listrik di Kawasan Industri
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Panduan Lengkap Mengurus SHM Tanah Mandiri di BPN
Jumat / 19-06-2026, 05:25 WIB
Pemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB untuk Masuk SMP Negeri
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Bangkai Kapal Neraka Hofuku Maru Ditemukan di Perairan Filipina
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Wall Street Pulih Usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
CEO Danantara: Kredit UMKM Harus Tetap Terjaga Meski BI Rate Naik
Jumat / 19-06-2026, 05:24 WIB
Morgan Oey dan Nirina Zubir Resmi Jadi Duta FFI 2026
Jumat / 19-06-2026, 05:23 WIB






