Respons Pelaku Pasar Beragam Terhadap Kenaikan Suku Bunga BI
Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan kembali menuai beragam respons dari pelaku pasar. Langkah ini dinilai berpotensi menambah tekanan pada pasar obligasi domestik.
BI telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 100 basis poin (bps) sepanjang tahun 2026.
>>> Gege Tiwa Rilis Single Keempat Menanti, Kisahkan Penyesalan dan Kehilangan
Langkah agresif tersebut ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.
Terbaru, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 17-18 Juni 2026 memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai kenaikan ini cukup mengejutkan.
Menurut Ibrahim, kondisi global saat ini belum sepenuhnya mendukung perlunya pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Ia menyoroti harga minyak dunia yang melemah akibat pasokan melimpah (oversupply).
Selain itu, sejumlah bank sentral utama dunia seperti Federal Reserve (The Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB) masih mempertahankan suku bunga acuannya.
Ibrahim menduga BI mempertimbangkan faktor persepsi investor global terhadap pasar keuangan Indonesia.
Ia menyinggung keputusan MSCI yang akan diumumkan dalam waktu dekat dan berpotensi memengaruhi arus modal asing. Pasar modal Indonesia tengah menanti pengumuman hasil peninjauan pasar dari MSCI.
Pengumuman hasil Global Market Accessibility Review dijadwalkan pada 19 Juni, disusul hasil Market Classification Review pada 23 Juni.
"Nah, mungkin ada ketakutan bagi Bank Indonesia ini karena dalam minggu-minggu ini terkait dengan keputusan MSCI," ungkap Ibrahim, Kamis (18/6/2026).
>>> Messi Lolos Kartu Merah saat Argentina Hajar Aljazair di Piala Dunia 2026
Selain itu, meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok turut membebani nilai tukar rupiah. Ketidakpastian global membuat otoritas moneter lebih berhati-hati menjaga stabilitas pasar keuangan.
Update Terbaru
Swiss Hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Naik ke Puncak Grup B
Jumat / 19-06-2026, 04:44 WIB
Kanada Hadapi Qatar di Grup B Piala Dunia 2026 Pagi Ini
Jumat / 19-06-2026, 04:44 WIB
Rizky Billar Laporkan Enam Akun Medsos ke Polda Metro Jaya
Jumat / 19-06-2026, 04:36 WIB
Timnas Argentina Bersiap Hadapi Austria di Tengah Masalah Keluarga Messi
Jumat / 19-06-2026, 04:33 WIB
Kanada vs Qatar: Duel Krusial Grup B Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 04:32 WIB
Pemerintah Catat Perputaran Ekonomi Pariwisata Capai Rp86,05 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 04:31 WIB
Bank Indonesia Buka Lagi Window Lelang Repo untuk Jaga Likuiditas Perbankan
Jumat / 19-06-2026, 04:30 WIB
Chae Won Bin Resmi Bergabung dengan Pemain Moving 2
Jumat / 19-06-2026, 04:30 WIB
MUI Ingatkan Titik Kritis Kehalalan Nata de Coco pada Bahan Tambahan
Jumat / 19-06-2026, 04:29 WIB
Citroen Luncurkan e-C3X, Mobil Listrik Murah Rp 130 Jutaan
Jumat / 19-06-2026, 04:29 WIB
Argentina Puncaki Klasemen Grup J Piala Dunia 2026 Usai Cukur Aljazair
Jumat / 19-06-2026, 04:28 WIB
Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Tersangka Korupsi MBG
Jumat / 19-06-2026, 04:28 WIB
Mengenal Asal-usul dan Karakteristik Unik Nasi Uduk Betawi
Jumat / 19-06-2026, 04:27 WIB
Ratusan Calon Dokter Terancam Drop Out Akibat Batas Masa Studi
Jumat / 19-06-2026, 04:27 WIB






