Ia memperkirakan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor pendek masih akan bertahan di atas level 7% dalam jangka pendek.

Sementara itu, yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun diproyeksikan bergerak pada kisaran 6,87% hingga 7,41%.

in1

Ke depan, ruang kenaikan BI-Rate diperkirakan semakin terbatas dan sangat bergantung pada perkembangan nilai tukar rupiah, inflasi domestik, harga energi global, serta dinamika arus modal internasional.

BTN memperkirakan BI berpotensi mempertahankan BI-Rate di level 5,75% hingga akhir tahun jika tekanan eksternal mulai mereda dan harga minyak dunia tetap terkendali.

Dengan asumsi tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan masih mampu mencapai 5,17%, dengan tingkat inflasi sebesar 3,09%.

Di sisi perbankan, pertumbuhan kredit diperkirakan akan berlangsung lebih moderat. BTN memperkirakan penyaluran kredit industri perbankan tahun ini tumbuh di bawah 9%.

>>> Telkom Bagikan Dividen Tunai Rp21,9 Triliun, Rp222 per Saham

Sektor yang diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan pembiayaan meliputi ketahanan pangan, transportasi, konstruksi, industri makanan dan minuman, energi, besi dan baja, kelapa sawit, serta properti residensial.