Uni Eropa akan membahas kemungkinan pencabutan sanksi terkait program nuklir Iran apabila tercapai kesepakatan mengenai isu nuklir Teheran.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, pada Kamis (18/6) menjelang pertemuan Dewan Eropa di Brussel.

in1

>>> Iran dan Kuwait Bahas Nota Kesepahaman Teheran-Washington

"Kami memiliki persyaratan yang jelas dan berbagai jenis sanksi terhadap Iran.

Untuk sanksi yang berkaitan dengan isu nuklir, tentu hal itu akan bergantung pada terpenuhinya syarat-syarat yang ada," ujar Kallas.

"Jika tercapai kesepakatan nuklir, saya pikir negara-negara anggota akan membahas hal tersebut (pencabutan sanksi)," kata Kallas menambahkan.

>>> Iran dan Prancis Bahas Keamanan Navigasi di Selat Hormuz

Latar Belakang Kesepakatan Iran-AS

Pada Kamis dini hari 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara jarak jauh yang mengatur penghentian konflik militer sejak 28 Februari.

Memorandum tersebut juga menetapkan jadwal bagi AS untuk mencabut blokade laut terhadap Iran serta bagi Teheran untuk memulihkan pelayaran melalui Selat Hormuz.

Selain itu, Iran berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Persoalan program nuklir Iran akan dibahas melalui perjanjian terpisah.

>>> Pahami Doa Kurban Idul Adha dan Tata Cara Penyembelihan Sesuai Syariat

Kedua negara dijadwalkan menggelar perundingan mengenai isu tersebut dalam 60 hari ke depan. Bagi Teheran, hasil yang diharapkan dari proses negosiasi adalah pencabutan sanksi yang selama ini diberlakukan.