Para pejabat Uni Eropa (UE) dikabarkan khawatir Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan kembali mengambil alih kendali perundingan damai Ukraina tanpa melibatkan negara-negara Eropa.

Kekhawatiran itu muncul setelah laporan Politico yang dikutip RIA Novosti pada Selasa (16/6) menyebutkan langkah tersebut berpotensi menggagalkan strategi Eropa untuk mempertahankan tekanan maksimal terhadap Rusia.

>>> PPIH Ingatkan Jamaah Haji Disiplin Isolasi Mandiri 14 Hari Setibanya di RI

Menurut laporan itu, setelah tidak lagi disibukkan oleh krisis Iran, Trump kemungkinan akan kembali memusatkan perhatian pada perundingan damai Ukraina dan berupaya memegang kendali lebih besar atas proses tersebut.

>>> Astra Kembangkan Wisata Berbasis Pelestarian Alam Lewat Desa Sejahtera

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Politico bahwa Trump ingin konflik tersebut segera berakhir dan tetap optimistis terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai.

>>> Rusia Sambut Langkah AS Dukung Pelonggaran Sanksi Bantuan ke Korut

Sebelumnya, asisten kepresidenan Rusia Yury Ushakov mengungkapkan bahwa Trump dalam percakapannya dengan Presiden Vladimir Putin menyatakan kesediaannya untuk memengaruhi para mitra Eropa dan Ukraina terkait penyelesaian konflik Rusia-Ukraina.