Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penyelesaian kesepakatan damai dengan Iran sekaligus menyelenggarakan ajang tarung bebas UFC di halaman South Lawn Gedung Putih, Washington, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Langkah diplomasi tersebut diambil untuk menyudahi konflik bilateral serta membuka kembali blokade angkatan laut di kawasan Selat Hormuz.

>>> FC Barcelona Permanenkan Striker Muda Mesir Hamza Abdelkarim

Kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga minyak global, seperti dilansir dari Investor Daily.

"Kesepakatan ini kini telah selesai," tegas Trump sebelum memulai acara hiburan tersebut.

Perayaan Ulang Tahun ke-80 yang Kontroversial

Acara yang bertepatan dengan hari ulang tahun Trump yang ke-80 ini mengundang perdebatan publik karena menggabungkan pengumuman politik penting dengan tontonan olahraga keras.

Lebih dari 4.000 penonton, termasuk pejabat tinggi seperti Ketua DPR Mike Johnson dan Presiden Polandia Karol Nawrocki, hadir di arena temporer Gedung Putih.

>>> Arsenal Lepas Trossard ke Besiktas Senilai 20 Juta Euro

Kritik eksternal muncul dari kalangan akademisi yang menilai pergelaran ini sebagai taktik pengalihan isu domestik dari masalah inflasi dan penurunan popularitas pemerintah.

Di sisi lain, perayaan ini memicu sorotan terkait penggunaan sumber daya negara serta potensi konflik kepentingan dengan bisnis keluarga presiden.

Gaya perayaan masif ini sekaligus kontras dengan pendahulunya, Joe Biden, yang merayakan usia ke-80 secara privat pada 2022.

>>> Timnas Iran Ladeni Selandia Baru di Piala Dunia 2026

Melalui pembuktian stamina di panggung olahraga ekstrem ini, Trump yang dilarang konstitusi untuk maju kembali tetap berupaya menjaga dominasi politiknya.