Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengincar trofi juara kompetisi domestik demi mengembalikan kejayaan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Langkah manajemen mendatangkan juru taktik asal Korea Selatan ini berkaitan erat dengan rencana besar menyambut hari jadi Kota Jakarta pada 2027 serta perayaan satu abad usia tim pada 2028.

in1

>>> Raffi Ahmad Renovasi Apartemen Julia Perez Demi Bantu Keluarga

Persija Jakarta tercatat sudah mengalami paceklik gelar juara selama delapan tahun setelah terakhir kali memenanginya pada kompetisi Liga 1 musim 2018.

Target besar untuk membawa tim ibu kota kembali ke jalur tertinggi ditegaskan oleh sang pelatih karena melihat besarnya basis pendukung klub ini.

"Seperti yang kita tahu, memang ini (Persija) tim ibu kota. Dan bagaimanapun fans juga sangat banyak.

Jadi menurut saya kesuksesan untuk Persija adalah juara," kata Shin Tae-yong.

Pria asal Korea Selatan tersebut menggarisbawahi pentingnya meraih supremasi tertinggi demi menjaga reputasi klub di kompetisi nasional.

"Karena selama 8 tahun belum juara. Jadi ya saatnya harus juara agar bisa bergengsi di Super League Indonesia," ujar Shin Tae-yong.

>>> Kejutan Piala Dunia 2026: Cape Verde Tahan Imbang Spanyol dan Dongkrak Ranking FIFA

Guna mewujudkan ambisi tersebut, sang pelatih menekankan pentingnya komitmen serta kerja keras dari seluruh pemain di dalam lapangan.

Pemahaman taktik dari arsitek tim tidak akan berjalan maksimal tanpa dibarengi pengorbanan kolektif dari para penggawa di lapangan.

"Sekali lagi saya tegas kan lagi tentang pengorbanan untuk tim. Kami harus berpikir harus lebih banyak berlari daripada teman di dalam lapangan.

Kalau begitu hasil otomatis akan menjadi kemenangan dan yang baik," tutur Shin Tae-yong.

Ia meyakini bahwa kerja keras dari setiap individu pemain di lapangan akan memberikan kepuasan tersendiri kepada para pendukung setia.

>>> Ceviche Daging Buaya, Kuliner Ekstrem dari Amazon yang Kontroversial

"Dan kalau begitu juga pasti para fans akan lebih senang dengan eh Persija. Berarti semua individu harus bekerja sangat keras di atas lapangan, begitu ya," ucap Shin Tae-yong.